Arsip Blog

Inilah 7 Perubahan Terbesar pada Facebook

Headline

Facebook mengumumkan beberapa perubahan terbesarnya saat di ajang konferensi tahunan pengembang F8 kemarin, Kamis (22/9). Apa saja?

Saat di ajang yang diselenggarakan di San Fransisco itu, comedian Andy Samberg yang menirukan gaya CEO Facebook Mark Zuckerberg memperkenalkan fitur-fitur baru jejaring sosial tersebut. Berikut tujuh perubahan yang terjadi pada jejaring sosial tersebut seperti dikutip HuffPost. Read the rest of this entry

Iklan

GAME PIALA DUNIA FIFA 2010 DI FACEBOOK

GAME PIALA DUNIA FIFA 2010


Nampaknya piala dunia 2010 merupakan sebuah lahan yang dapat memberikan keuntungan  besar  bagi praktisi dunia maya terutama bagi pengembang Game. Rencananya produsen game Electronic Arts (EA) akan menggandeng pengemban game playfish untuk membuat game FIFA di facebook.

Belum banyak fitur yang terungkap dalam game itu. Salah satu hal pasti adalah game itu memiliki fitur multiplayer dimana game tersebut dapat dimainkan oleh 2 orang atau lebih Gamers. Read the rest of this entry

FACEBOOK JADI KAMBING HITAM

FACEBOOK

Hari ini, lebih dari 15 juta penduduk Indonesia dan 350 juta penduduk dunia terkesima, larut, dan hanyut dalam derasnya fasilitas informasi dan komunikasi bernama Facebook, mulai dari kota hingga pesolok bumi. Tak mengenal waktu, mulai bangun tidur, hingga tertidur-tidur di depan laptop.

Pertanyaan kemudian, bermanfaatkah jejaring elekronik dunia maya itu dalam kehidupan umat manusia? Terlalu panjang untuk mengkaji manfaat dan kerugian Facebook secara mendalam. Tetapi secara sederhana setidaknya jejaring ini telah memberi kontribusi besar pada peradaban manusia di abad informasi.

Facebook telah menyambung komunikasi dari ujung dunia satu ke ujung lain dunia hanya dalam hitungan detik. Facebook mengganti jalinan komunikasi di ujung pulpen dan di atas kertas atau dari ujung lidah, dengan ujung jari telunjuk di punggung mouse komputer.

Facebook telah berhasil menghubungkan tali sitarrahim jutaan penduduk dunia yang terkendala waktu dan geografis. Facebook telah membangun persahabatan global bukan hanya tingkat komunitas, tetapi menggerakkan interaksi antarmanusia secara global yang sebelumnya terkendala ruang, waktu, dan aneka perbedaan kultural hingga rasial.

Bahkan Facebook telah mendorong melesatnya inovasi-inovasi media baru secara konvergensif, memudahkan umat manusia menikmati aliran informasi multidimensi dengan mudah, cepat dan efisien.

Fasebook telah menyambung tali silaturahim yang terputus karena kendala sarana informasi serta ruang dan waktu. Facebook bisa menjembatani kendala-kendala komunikasi secara psikologis dan bisa memecahkan problem-problem kemanusiaan.

Dari konteks ini, kita patut mengakui, Mark Zuckerberg menjadi agen kemanusiaan di era gelombang ketiga. Mark menjadi pengemban anugrah memulai peradaban baru bagi menusia memanfaatkan karunia Tuhan bernama dunia maya.

Beberapa waktu terakhir, Facebook justru menjadi ”kambing hitam” bagi sebagian masyarakat Indonesia. Seorang remaja putri dijahili temannya yang dikenal lewat internet, masyarakat ramai-ramai menyalahkan Facebook.

Ada anak muda minggat dengan pacarya, masyarakat menyalahkan Facebook. Ada yang menipu lewat internet, Facebook yang disalahkan. Ada foto-foto affair antara seorang bupati dengan wakilnya di account Facebook, lagi-lagi jejaring sosial ini dikambinghitamkan.

Media massa secara sadar atau tidak sadar, justru ikut mendorong masyarakat mengambinghitamkan Facebook. Padahal, betapa besar sumbangsih jejaring ini dalam interaksi memperoleh informasi. Ada mubalig dalam khotbah mengharamkan habis-habisan Facebook, padahal mungkin belum menggunakan atau bahkan melihat wujud Facebook pun belum pernah.

Marilah kita menyadari berada di era informasi. Di era ini, bisa jadi kualitas manusia, kualitas hidup, serta nilai-nilai, bisa diukur atau ditentukan sejauh mana menguasai informasi. Sebab dengan menguasai informasi, bisa menghindarkan manusia dari sekadar menjadi budak informasi dan ataum buta informasi.

Maka marilah kita memanusia yang wajar dan cerdas di era informasi. Mari kita tempatkan Facebook sebagai sebuah potensi informasi, komunikasi dalam transformasi pengetahuan. Facebook bukan subjek yang harus dikabinghitamkan dan ditakuti. Ia adalah objek dan sarana yang sangat tergantung pada manusia yang memanfaatkannya.

Dengan demikian, sebagai manusia yang beradab dan cerdas,

Mengapa mesti menggunakan Facebook untuk melakukan penipuan?
Mengapa mesti menggunakan Facebook untuk berbuat kejahatan?
Mengapa mesti sengaja menyembunyikan status di account sampai menimbulkan konflik rumah tangga?
Mengapa mesti memosting persoalan-persoalan pribadi yang tidak layak diketahui publik, bukankah Facebook adalah jejaring terbuka?
Mengapa mesti memfitnah sesama manusia dengan menggunakan Facebook?
Mengapa menoleransi Pocker permainan bawaan Facebook yang demikian menyandu, sampai lalai waktu bekerja dan beribadah?

Semuanya, bukan kesalahan Facebook, tetapi kualitas manusia yang memanfaatkan sarana informasi dan komunikasi jejaring sosial dunia maya. Adalah bodoh jika kita tidak memanfaatkan Facebook atau jejaring sosial lain untuk kemaslahatan hidup. Demikian juga sebuah kebodohan, jika kita kemudian menjadi budak jejaring sosial.

Dalam kegamangan manusia di era informasi, tantangan kita adalah memanusiakan manusia. Energi kita harus terkonsentrasi memandu sesama manusia, anak-anak kita agar cerdas mendayagunakan informasi. Jangan sampai energi kita habis hanya untuk mengutuk, melarang, mengharamkan, menyalahkan atau memaki.

Persoalanya tergantung pada manusia. Jangankan Facebook, kitab suci pun bisa dimanfaatkan untuk kejahatan, bila manusia telah kehilangan jiwa kemanusiaannya.

Sumber : Tribuntimur.com

FENOMENA JUDI DI DUNIA MAYA

Kata Poker tak lagi asing di telinga. Salah satu aplikasi dari facebook ini betul-betul membuat orang ketagihan. Di warung kopi, di kafe-kafe, hingga warnet, pemandangan orang sedang bermain poker bukan lagi hal asing. Sebaliknya, muncul kesan tak ada tempat tanpa poker. Komunitas penggemar poker pun muncul bak jamur di musim hujan.

FLUSH!… straight!…chips, raise, fold, straight flush, dan lainnya, adalah istilah yang tidak lagi hanya milik para gamblers profesional yang sering nongkrong di pusat perjudian dunia seperti Genting Highland di Malaysia, Las Vegas di Amerika Serikat, dan beberapa tempat lainnya. Istilah ini kini sudah sangat familiar dengan warga disekitar tempat tinggal saya yang masih tergolong jauh dari pusat kota. Istilah tersebut ramai dipakai di warung- warung kopi, utamanya dengan fasilitas hotspot, dan warnet.

Bukan hanya itu, istilah dalam permainan poker juga ramai menjadi perbincangan di kantor- kantor, baik pemerintah maupun swasta. Tidak mengenal usia dan jenis kelamin.

Pada awalnya komunitas pengguna Facebook memainkan game ini hanya untuk mengusir kesuntukan dan pamer kelihaian dalam bermain kartu di dunia maya.

Bagi sebagian yang masih awam, poker memang sebuah permainan remeh. Begitu sudah mengenal dan tahu cara bermain poker online dengan baik dan mendapat kemenangan, perlahan banyak yang jadi kecanduan. Bahkan, fenomena game poker ini menghidupkan kembali bisnis warnet yang pernah redup dengan makin murahnya komputer jinjing atau laptop.

Fenomena itu juga ditangkap pengusaha yang warung kopi (warkop). Warkop dengan fasilitas hotspot gratis dan warnet kini menjamur bahkan sampai ke lorong-lorong sempit. Bagi sebagian warnet dan warkop, bahkan buka 24 jam karena ramainya pengguna yang bermain di tempatnya.

Sejumlah pekerja yang selama ini pulang malam mengaku tidak khawatir lagi. Hal itu karena jalan-jalan selalu ramai disekitar warkop hingga pagi.
Kecederungan warga ini telah menjadi lahan bisnis yang menggiurkan bagi beberapa surfer (sebutan para pemain game online) yang aktif bermain poker. Prosedurnya, game ini menyediakan uang atau chip maya (tidak nyata) untuk berjudi dalam game poker. Semakin sering kita memainkannya dan menang semakin bertambah pula uang atau chip yang kita punya dalam game tersebut.

Namun tidak semua orang beruntung dan mendapatkan kemenangan dalam game ini. Akhirnya, beberapa orang mencari jalan alternatif untuk mendapatkan chip dengan mudah agar mereka bisa memamerkan kekayaan maya mereka.

Cara mudah dan cepat, yakni dengan membeli chip kepada orang yang lebih beruntung. Inilah yang menyebabkan terjadinya transaksi chip maya ini pada antarpengguna. Sebenarnya ada cara yang legal untuk meng-upgrade kekayaan mereka dengan membeli pada pemilik facebook poker, yaitu Zynga.

Namun harga yang terlalu tinggi serta cara yang ribet memaksa pengguna untuk membeli pada sesama pemain yang menawarkan harga yang bersahabat. Melihat dari fenomena ini orang pun mulai berbondong-bondong memainkan game ini secara massal.

Dari orangtua sampai pelajar SD yang memiliki akun facebook rasanya tidak afdol jika tidak memiliki aplikasi game online ini. Parahnya, game ini sudah menjadi candu para pengguna facebook khususnya para pemuda dan pelajar.

Tidak sedikit yang rela menghabiskan uang saku yang mereka miliki hanya untuk bermain poker selama berjam-jam di warnet atau PC atau laptop mereka sendiri.

Banyak surfer yang diuntungkan dari game ini. Malah ada yang menghabiskan waktunya hanya untuk mengumpulkan chip dan menjualnya kepada mania poker dan mendapatkan keuntungan sampai ratusan ribu dalam semalam.

Fenomena ini sudah merebak dikalangan generasi kita, maka pantaslah kiranya MUI dari beberapa kota menfatwa haramkan permainan ini, karena disamping sudah menjadi judi di dunia nyata, efeknya juga berpengaruh buruk pada anak-anak yang sudah kecanduan.

Apakah mencari uang dengan cara ini legal atau haram. Manusia hanya bisa menilai, …….

FENOMENA FACEBOOK

DANA HANNA

Siapa yang tidak mengenal Facebook? Hampir semua orang di dunia mengenal layanan jejaring sosial ini. Facebook benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan memiliki power yang mengelora se-heboh Google Adsense.

Lebih hebat lagi, Facebook mampu melebihi Friendster yang sekedar sharing foto dan jaringan sosial. Facebook pun lebih hebat dari Yahoo Messenger yang sekedar Chatting, email dan komunitas. Bahkan Facebook lebih hebat dari WordPress atau Blogspot yang hanya sekedar blog.

Facebook mampu menyedot perhatian segala kalangan masyarakat awam, yang notabene tidak mengenal internet, menjadi mengenal internet, menjadi hobby berinternet, bahkan kecanduan berinternet.

Seorang pengantin pria asal Maryland, Amerika Serikat telah membuat heboh dunia maya dengan videonya yang beredar, yang memperlihatkannya tengah menginterupsi pernikahannya hanya untuk memperbaharui status di Facebook ..

Pria yang bernama Dana Hanna itu bekerja untuk sebuah website binatang peliharaan. Dia juga menyempatkan diri untuk mengunduh video singkat dari upacara pernikahnnya di internet.

Video itu memperlihatkan dirinya merogoh kantong untuk mengambil telepon genggam di hadapan pendeta yang tengah menikahkannya, sesaat sebelum sang pendeta meresmikannya sebagai suami istri. Video itu berhasil ditonton sebanyak 1,271,262 kali. Sampai saat postingan ini saya tulis. Video Youtube-nya anda bisa lihat DISINI

“Oh Dana sedang memperbarui status hubungannya di Facebook,” ujar pendeta kemudian diiringi oleh gelak tawa pengunjung.

Setelah Dana selesai mengirimkan pesan di twitter, kemudian ia melanjutkan upacara pernikahannya.

“Seperti yang saya akan katakan, Sekarang saya resmikan sebagai suami istri. Sekarang sudah resmi di Facebook. Juga resmi di buku saya. Dana, kamu dapat mencium istrimu,” ujar sang pendeta.

Dana dalam jaringan sosialnya menyebut profesinya sebagai chief architect di Next Day Pets,

menggambarkan reaksinya pada upacara pernikahan itu pada akun Youtube satu hari setelah perayaan.

“Saya mengejutkan tidak hanya para tamu tapi juga Tracy, istri saya, degan mengeluarkan telepon genggam dan memasukkan status di Facebook dan Twitter di altar saat pernikahan,” ujarnya.

Meskipun telah banyak yang mengirimkan lamaran pernikahan melalui situs mikro blogging, Twitter, namun menginterupsi upacara pernikahan hanya untuk memperbarui status di Facebook dan mengirim pesan pada Twitter, Dana merupakan yang pertama.

“Saya memegang teleponnya di kantong saya, jadi ketika dia memintanya, saya dapat memberikannya. Tidak ada yang tahu kecuali pendeta dan saya sendir,” ujar Dana.

Kejadian itu telah membuat Dana populer di jagad online. Berikut pesan yang dikirim Dana pada akun Twitternya. “Standing at the altar with @TracyPage where just a second ago, she became my wife! Gotta go, time to kiss my bride. #weddingday 1:48 PM Nov 21st from Twittelator.”

Dan banyak lagi kejadian2 lain sehubungan dengan semakin maraknya Jejaring sosial ini….. Silahkan di sharing di kotak komentar…..

Berikut ini tanggapan seorang teman tentang Facebook yang baru saya dapat melalui e-mail :

Dalam diri saya pribadi melihat bahwa , hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan maya’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang terkadang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.

Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.

Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita. Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.

Bagaimana pendapat anda tentang hal ini???