Arsip Blog

THE MASTER ; RIZUKI PEMENANG ‘DUEL INAGURASI’

RIZUKI ‘THE PRINCESS OF MAGICIAN ‘ THE NEXT MASTER

Acara The Master yang bertajuk “DUEL FINAL” seminggu yang lalu menyisakan rasa penasaran dikalangan para pencinta The Master, dan semalam, ‘DUEL INAGURASI’ perasaan itu terjawab sudah dengan dinobatkannya :

RIZUKI ‘THE PRINCESS OF MAGICIAN ‘ Sebagai THE NEXT MASTER 2009, menyusul pendahulunya Master Joe Sandy

Perjuangan Rizuki dan Cosmo semalam menjadi tontonan yang dikemas sangat menarik , mereka berdua harus berkolaborasi dengan para Master yaitu Master Deddy dan Master Joe – yang menggantikan peran Master Rommy. btw,….. Master Romy kemana Yah??

Pertunjukan diawali dengan snapshot sejarah perjalanan The Master, mulai dari Season 1 sampai season 4 yang telah banyak memunculkan bintang.

Penampilan kolaborasi antara Master Dedy Corbuzier dengan Rizuki yang memainkan 7 (tujuh) ilusi secara medley berlangsung menarik, meskipun pada salah satu ilusi yang dimainkan , tirai proferti sempat tersingkap sehingga rahasia permainan diketahui oleh penonton yang kebetulan melihatnya.

Penampilan kolaborasi antara Master Joe dan Cosmo, juga dikemas dengan menarik dimana diawali dengan permainan angka yang dibolak balik hingga didapatkan jumlah yang paling sedikit, tentu saja dalam permainan ini Master Joe Sandy ahlinya sehingga Cosmo harus menerima hukuman berupa makan cabe, balon neon dan menyimpan tangan diatas kembang api yang sedang menyala.

Cosmo yang mempunyai daya juang yang tinggi ternyata dari perjalanan hidupnya yang pernah jadi kuli bangunan, setelah penampilannya………. sempat menerima telepon dari kedua anak dan isterinya, tentu saja momen itu membuat Cosmo terharu dan tidak bisa membendung air matanya.

Penampilan Cosmo yang dikomentari oleh Master Dedy Corbuzier : ” Saya adalah penemu figur Cosmo di Surabaya tertarik akan karakter permainannya yang flamboyan fakir, dan sampai sekarang, karakter yang telah dibangun itu telah diterima oleh para penggemar sebagai karakteristik tersendiri.” Komentator yang lain, Melisa Karim, Ivan Gunawan dan Master Joe nampaknya mendukung pernyataan Master Dedy.

Duel Inagurasi antara Rizuki dan Cosmo menjadi semakin spesial dengan penampilan Jeff Lee, magician berbakat asal Taiwan. Meskipun masih terhitung muda, namun Jeff Lee sudah memiliki berbagai pengalaman di dunia magic. Ia pernah mengikuti berbagai kompetisi di dunia seperti Magic Extravaganza 2009 di Malaysia dan World Championship 2009 of Magic di Beijing. Bahkan, di tahun 2008 Jeff berhasil meraih gelar 1st Place Talent Award Winner dari ajang Magic Get Together Award yang diadakan di Amerika.

Pada penampilan Kolaborasi yang kedua, Master Joe Sandy dengan Rizuki, bermain dengan menyalakan balon neon tanpa kabel yang selanjutnya dibuat berputar oleh Rizuki.

Sementara Cosmo harus bisa bertahan di depan mobil yang dikendarai Master Deddy dengan mata tertutup kemudian menabrak tiga buah cermin yang tebal.

Pada bagian akhir, sambil menunggu sms ditutup, tampil Aldi Sungkar dan Romedhal yang tidak mau kalah dengan penampilan Jeff Lee. Mereka berdua ingin membuktikan kalau magician Indonesia tidak akan kalah dengan magician internasional.

Meskipun kedua magician telah mempertontonkan permainan yang spektakuler, namun yang menentukan adalah penonton di Seluruh indonesia melalui poling sms. …

Poling SMS terakhir adalah Rizuki 52,41% dan Cosmo 47,59%, sehingga THE NEXT MASTER 2009 adalah RIZUKI THE PRINCESS MAGICIAN.

Sampai bertemu kembali di The Master Season 5 tahun 2010……

Sumber tambahan : Rcti.tv

GRAND FINAL THE MASTER SEASON 3 Vs SEASON 4

‘RIZUKI’ THE OF PRINCESS MAGIC Vs ‘COSMO’ THE FAKIR OF MAGIC

Jutaan pasang mata di Indonesia telah menjadi saksi dinobatkannya Cosmo sebagai juara di final The Master season 4 yang berlangsung di ICC Kemayoran, Jakarta Pusat pada hari Jumat malam 14/8 lalu, Gelar prestisius ini berhasil disandang Cosmo setelah mengumpulkan SMS sebanyak 50,71% mengalahkan lawan tangguhnya, Ivan, yang hanya berhasil mengumpulkan SMS sebanyak 49,29%.

Persaingan antara Cosmo dan Ivan sejak awal show sudah sangat ketat, namun akhirnya Cosmolah yang keluar sebagai pemenang meski ia sempat mendapat komentar miring dari Master Deddy Corbuzier. Cosmo tidak menyangka dirinya yang keluar sebagai pemenang. “Saya selama ini merasa tidak pede bisa mengalahkan Ivan, saya sangat terharu dan atas kemenangan ini.,” ujar Cosmo.

Kemenangan Cosmo, antara lain disebabkan dengan aksinya yang ekstrem ketika tubuhnya berbaring di atas beling , lalu tubuhnya ditindih dengan sebuah papan panjang dan lindasi motor berulang kali. Aksi fakirnya tidak akan berhenti disini, karena Cosmo harus membuktikan kekuatan fakirnya ketika bertarung melawan Rizuki , The Master Season 3.

Mengawali Bulan Suci Ramadhan,…..Jumat malam 21 Agustus 2009 , Rizuki yang dikenal dengan julukan The Princess of Magic siap menantang Cosmo. Pada episode Grand Final The Master season 3 VS season 4 , Rizuki akan memadukan permainan ekstrem dengan gaya classic magic-nya. “Saya akan melakukan permainan yang bukan hanya untuk mengalahkan Cosmo tetapi juga sebagai pembuktian bahwa magic yang saya lakukan akan diingat oleh banyak orang, jelasnya.

“Rizuki memiliki karakter berbeda, Rizuki bakal memainkan 10 ilusi yang tidak pernah dimainkan di Indonesia. Tentunya akan menjadi tontonan menarik yang belum pernah ada. Apalagi Rizuki adalah seorang perempuan”, tutur Dedy Corbuzier dalam jumpa pers di Hard Rock Cafe, Jakarta Selatan kemarin, sesuai yang dilangsir okezone.com.

Gadis usia 16 tahun ini akan memainkan Flying linking Ring dan Fan Illusion. Ia akan memasukkan tubuhnya kedalam Fan berukuran besar yang biasa digunakan untuk menghancurkan kayu. Dengan kekuatan magicnya ia akan berusaha agar tubuhnya tidak hancur dalam mesin tersebut.

Sementara itu, Cosmo juga telah mempersiapkan diri untuk tampil lebih memukau di Grand Final The Master melebihi aksinya di minggu lalu. ”Saya akan melakukan aksi yang lebih ekstrim dari sebelumnya untuk menunjukan kekuatan saya melawan Rizuki ” jelas Cosmo yang minggu lalu telah teruji lewat kolaborasinya bersama Master Limbad.

Yang pasti, pertarungan Duel Final antara Rizuki dan Cosmo ini akan sangat menarik. Keduanya berkomitmen untuk tampil maksimal melebihi pertarungan Joe Sandy dan Limbad di season lalu.

Sumber : rcti.tv

THE MASTER SEASON 4 ; ‘DUEL FINAL’

COSMO JUARA THE MASTER SEASON 4

Panggung The Master Season 4 semalam yang bertajuk “DUEL FINAL” , menjadi sangat menarik mengingat para finalis berasal dari dua aliran yang berbeda. Cosmo dengan aliran fakirnya melawan Ivan dengan kecepatan tangannya. Nampak dari penampilan mereka bahwa keduanya sudah mempersiapkan diri untuk tampil maksimal dengan aksi-aksi yang berbeda dari sebelumnya.

Cosmo tampil dengan penuh percaya diri, yang sebelumnya telah menjamin bahwa dirinya bisa lebih baik dari Limbad, magician Fakir yang sudah lebih dulu menjadi Master. ”Saya akan melakukan aksi yang lebih ekstrim dari Limbad,” kata Cosmo ketika ditanya tentang permainan apa yang akan dilakukan di final.

Ivan pun sudah menyiapkan aksi yang tidak kalah menakjubkan. Jika sebelumnya ia bermain menggunakan kartu, koin dan gelas, semalam Ivan pada penampilan tunggalnya memilih materi cerita yang menarik dengan mengkloning seekor kura-kura menjadi empata ekor dan selanjutnya dirubah menjadi kura-kura dewasa.

Dalam Final The Master Season 4 semalam yang disiarkan langsung Oleh RCTI dari ICC Kemyoran, acaranya dikemas sangat berbeda dari final-final di season sebelumnya karena adanya penampilan kolaborasi antara Cosmo dengan Master Limbad dan Ivan dengan Master Joe Sandy.

Kolaborasi Cosmo dengan Limbad menjadi sebuah tantangan baru bagi Cosmo. Sebelumnya magician dengan julukan Flamboyan Fakir ini, sempat menantang Limbad untuk ikut dalam salah satu aksinya. Kali ini, Limbad ingin membuktikan apakah Cosmo memang layak menjadi juara lewat kolaborasi mereka. Berduet dengan magician yang sama-sama beraliran Fakir tentunya tidak mudah. Kedua magician ini bermain menggunakan benda tajam, benda keras, dan api. Cosmo mampu membuktikan bahwa dirinya tak kalah hebat dengan Limbad dan pantas untuk menjadi Master.

Kolaborasi Ivan dengan Joe Sandy merupakan sejarah baru dalam The Master karena ini pertama kalinya seorang Mentalist berkolaborasi dengan Close Up Illusionist. Penggabungan kekuatan pikiran Joe Sandy dengan kecepatan tangan Ivan untuk memprediksi minuman pilihan penonton dan membuatnya menjadi nyata.

Sempat menjadi kandidat yang berada di posisi dua terbawah dan harus berhadapan dengan Dark Angel selama dua minggu berturur-turut, membuat Ivan tidak lengah lagi di babak final. Pria asal Bandung ini yakin dengan gabungan dua kekuatan berbeda antara Joe dan dirinya, penggemar The Master akan memberikan dukungan penuh.

Meskipun umumnya Juri yang terdiri atas Master Dedy, Melisa Karim, Ruben Onsu dan Master Romy memuji penampilan Kolaborasi ini, namun Master Dedy menganggap bahwa Porsi penampilan di dominasi oleh Master Joe Sandy.

Meski bagaimanapun semangat para pendukung dari kedua belas pihak yang hadir di studio, namun Poling SMS-lah yang menentukan, dan hasil akhir adalah Ivan 49,29 % dan Cosmo 50,71 %. Tentu saja Dark Angel menarik jubah Ivan Close Up Magician dan Cosmo Fakir Magician sebagai pemenang dan harus mempersiapkan diri untuk melawan Rizuki The Princes Magician minggu depan.

Sumber : rcti.tv

THE MASTER SEASON 4: DUEL BIG OF THREE COSMO DAN IVAN MELENGGANG KE GRAND FINAL.

Memenuhi beberapa SMS rekan yang masuk untuk memposting ulasan The Master Season 4 semalam, maka berikut ini saya tampilkan ulasannya.
Meskipun semalam sempat menonton, namun untuk melengkapinya saya rangkum dari ulasan sahabat akatsvki dan RCTI

Grand Final THE MASTER SEASON 4 sudah di depan mata. Tiga kandidat yang tampil semalam di panggung The Master Season yang bertajuk “DUEL BIG OF TREE” telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk dapat lolos dari cengkraman dark angel dan menuju ke babak final minggu depan.

1. JEVA

Mendapat perolehan sms tertinggi selama beberapa minggu terakhir, malah membuat motivasi tersendiri bagi Jeva untuk tidak lengah. Sehingga satu-satunya kandidat wanita di The Master Season 4 ini, telah melakukan persiapan yang matang.
Kali ini jeva menghipnotis 3 laki-laki yang takut buaya yang sebenarnya adalah boneka buaya kemudian mereka diberi sugesti seakan-akan menjadi pawang buaya dan juga berpose dengan boneka buaya tersebut.

Lalu pada akhirnya Jeva membawa buaya asli ke atas panggung, dan berhasil membuat sukarelawan tersebut tidak takut lagi memegang buaya

Komentar juri yang terdiri dari : Master Dedy, Melisa Karim, Rafi Ahmad dan Master Romy Rafael pada umumnya masih menganngap penampilan Jeva masih terkesan datar dari segi nada suara dan banyak mengucapkan kata OK.

2. IVAN

Rata Penuh Perolehan SMS rendah yang membuanya berada di posisi tidak aman selama 2 kali. Hal merupakan peringatan bagi Ivan bahwa ia masih perlu belajar lebih banyak lagi. Dan merupakan pendorong untuk tampil lebih bagus lagi dan tentunya semakin membuatnya fokus untuk melakukan persiapan.

Sebelumnya pada pihak RCTI dengan penuh keyakinan Ivan mengatakan bahwa aksinya kali ini tidak akan mengecewakan para pecinta The Master.

Pada penampilannya semalam, Ivan memainkan permainan kartu yang dikombinasikan dengan koin. Kemudian mengambil 4 kartu as dari deck. Lalu mengubah semua kartu tsb menjadi polos.

Komentar juri: Permainan Ivan kali ini luar biasa. Dan yg paling pantas untuk ke Grand Final.

3. COSMO

Jika minggu lalu Cosmo berhasil menghancurkan kawat berduri yang membelit tubuhnya, maka pada penampilan semalam Cosmo sudah merencanakan dengan matang aksi yang akan ditampilkannya.

Ia memberi ledakan di pertunjukkan The Master Jumat malam. Ledakan yang dimaksud Cosmo rupanya ledakan sesungguhnya yang tidak main-main.

Cosmo berhasil meletuskan petasan di tubuhnya, meskipun pada awalnya aksi ini sempat dilarang oleh Master Dedy, namun, namun Cosmo tetap meneruskan menaruh sekumpulan petasan disamping tubuhnya kemudian petasan tersebut dinyalakan dan meletus dengan keras. Dan Cosmo masih utuh selamat tanpa lecet sedikitpun

Komentar juri: Permainan yg sangat menantang dan penuh resiko dan juri juga berharap Cosmo bisa bertahan di final melawan Ivan.

Meskipun penampilan ke tiganya amatlah baik, namun Poling sms penonton yang menentukan. Hingga pada akhir acara, poling SMS yang terkumpul adalah Ivan 46,09%, Cosmo 29,80% dan Jeva 24,11% sehingga Dark Angel terpaksa menarik jubah Jeva.

Minggu depan kita akan menyaksikan penampilan yang tentunya lebih spektakuler di Grand Final antara Ivan si Close Up Magician dengan Cosmo si Fakir Magician. Menjusul Juniornya Double D dan Leon yang akan tampil esok di Grand Final The Master Junior.

BESOK HARI MINGGU SEHARI TANPA TV, BISA ?

“Televisi (TV) ibarat jarum suntik, dan acara-acara TV adalah cairan yang ada dalam jarum suntik tersebut. Jika cairan yang dimasukan dalam jarum suntik tersebut baik, maka orang yang menerima suntikan tersebut akan baik, namun jika cairan dalam jarum suntik tersebut racun, virus, atau cairan yang dapat merusak tubuh, maka orang tersebut akan tambah sakit, tidak normal atau “mati”. Untuk itu mari secara bijak menyikapi acara-acara yang ada di TV, demi kebaikan masa depan anak-anak kita, generasi penerus bangsa. Gerakan Hari Tanpa TV, adalah suatu reaksi bahwa di TV sudah terlalu banyak materi yang merusak anak bangsa. Saya mendukung gerakan ini dengan maksud agar semua pertelevisian memperbaiki diri sehingga ada keseimbangan antara informasi, hiburan dan edukasi, sebagai suatu tanggungjawab pendidikan anak bangsa. Semoga Indonesia menjadi bangsa berharkat, bermartabat dan berkah.” (Prof. Dr. Arief Rachman, Guru Besar UNJ)

Dari semua media yang diakses oleh anak-anak, televisi adalah media yang paling dominan dan paling berpengaruh. Namun sayangnya dalam interaksi antara anak dengan televisi ini, ada beberapa kondisi yang sangat merugikan anak:

Pertama, belum terbentuk pola kebiasaan menonton TV yang sehat. Menonton TV yang sehat, setidaknya mencakup 2 hal yakni memperhatikan isi acara yang ditonton yang harus sesuai dengan usia anak, dan kapan waktu menonton serta lamanya menonton yang semestinya tidak lebih dari 2 jam sehari. Di sekolah, anak¬anak tidak mendapatkan Pendidikan Media atau ‘Media Education’ yang sangat penting bagi mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi komunikasi ddan informasi. Kebiasaan menonton televisi orangtua yang takut kehilangan episode sinetron, juga sangat mempengaruhi pola kebiasaan anak.

Kedua, isi acara TV yang kebanyakan tidak aman untuk anak. Pengelola televisi pada umumnya tidak memperhatikan kepentingan dan perlindungan terhadap kelompok pemirsa anak. Dalam kaitan ini, kondisi pertelevisian kita saat ini sangat memprihatinkan.

Ketiga, tidak adanya peraturan mengenai jam anak dan acara yang dapat ditayangkan oleh stasiun televisi pada saat anak biasa menonton TV (pagi – siang – sore hari).

Harus dilakukan upaya untuk menekan kondisi-kondisi yang merugikan anak tersebut. Salah satunya adalah dengan membangun dan mengembangkan sikap kritis dalam mengkonsumsi siaran televisi, agar dampak negatif menonton televisi dapat ditekan serendah mungkin. Selain itu, perlu dilakukan upaya untuk menekan dan mempengaruhi industri penyiaran agar lebih memperhatikan isi tayangan dan pola penyiaran yang memperlihatkan adanya perlindungan terhadap anak.

Untuk itulah sejumlah elemen masyarakat di Jakarta, Jumat (24/7) sesuai yang dilangsir oleh Kompas.com -, menggelar aksi damai di untuk mengajak masyarakat Jakarta mendukung pelaksanaan Hari Tanpa TV pada hari Minggu (26/7) besok.

Apakah hal ini dapat berjalan dengan baik?, tentunya berpulang pada kita semua para orang tua….

Sumber gambar disini