FENOMENA JUDI DI DUNIA MAYA


Kata Poker tak lagi asing di telinga. Salah satu aplikasi dari facebook ini betul-betul membuat orang ketagihan. Di warung kopi, di kafe-kafe, hingga warnet, pemandangan orang sedang bermain poker bukan lagi hal asing. Sebaliknya, muncul kesan tak ada tempat tanpa poker. Komunitas penggemar poker pun muncul bak jamur di musim hujan.

FLUSH!… straight!…chips, raise, fold, straight flush, dan lainnya, adalah istilah yang tidak lagi hanya milik para gamblers profesional yang sering nongkrong di pusat perjudian dunia seperti Genting Highland di Malaysia, Las Vegas di Amerika Serikat, dan beberapa tempat lainnya. Istilah ini kini sudah sangat familiar dengan warga disekitar tempat tinggal saya yang masih tergolong jauh dari pusat kota. Istilah tersebut ramai dipakai di warung- warung kopi, utamanya dengan fasilitas hotspot, dan warnet.

Bukan hanya itu, istilah dalam permainan poker juga ramai menjadi perbincangan di kantor- kantor, baik pemerintah maupun swasta. Tidak mengenal usia dan jenis kelamin.

Pada awalnya komunitas pengguna Facebook memainkan game ini hanya untuk mengusir kesuntukan dan pamer kelihaian dalam bermain kartu di dunia maya.

Bagi sebagian yang masih awam, poker memang sebuah permainan remeh. Begitu sudah mengenal dan tahu cara bermain poker online dengan baik dan mendapat kemenangan, perlahan banyak yang jadi kecanduan. Bahkan, fenomena game poker ini menghidupkan kembali bisnis warnet yang pernah redup dengan makin murahnya komputer jinjing atau laptop.

Fenomena itu juga ditangkap pengusaha yang warung kopi (warkop). Warkop dengan fasilitas hotspot gratis dan warnet kini menjamur bahkan sampai ke lorong-lorong sempit. Bagi sebagian warnet dan warkop, bahkan buka 24 jam karena ramainya pengguna yang bermain di tempatnya.

Sejumlah pekerja yang selama ini pulang malam mengaku tidak khawatir lagi. Hal itu karena jalan-jalan selalu ramai disekitar warkop hingga pagi.
Kecederungan warga ini telah menjadi lahan bisnis yang menggiurkan bagi beberapa surfer (sebutan para pemain game online) yang aktif bermain poker. Prosedurnya, game ini menyediakan uang atau chip maya (tidak nyata) untuk berjudi dalam game poker. Semakin sering kita memainkannya dan menang semakin bertambah pula uang atau chip yang kita punya dalam game tersebut.

Namun tidak semua orang beruntung dan mendapatkan kemenangan dalam game ini. Akhirnya, beberapa orang mencari jalan alternatif untuk mendapatkan chip dengan mudah agar mereka bisa memamerkan kekayaan maya mereka.

Cara mudah dan cepat, yakni dengan membeli chip kepada orang yang lebih beruntung. Inilah yang menyebabkan terjadinya transaksi chip maya ini pada antarpengguna. Sebenarnya ada cara yang legal untuk meng-upgrade kekayaan mereka dengan membeli pada pemilik facebook poker, yaitu Zynga.

Namun harga yang terlalu tinggi serta cara yang ribet memaksa pengguna untuk membeli pada sesama pemain yang menawarkan harga yang bersahabat. Melihat dari fenomena ini orang pun mulai berbondong-bondong memainkan game ini secara massal.

Dari orangtua sampai pelajar SD yang memiliki akun facebook rasanya tidak afdol jika tidak memiliki aplikasi game online ini. Parahnya, game ini sudah menjadi candu para pengguna facebook khususnya para pemuda dan pelajar.

Tidak sedikit yang rela menghabiskan uang saku yang mereka miliki hanya untuk bermain poker selama berjam-jam di warnet atau PC atau laptop mereka sendiri.

Banyak surfer yang diuntungkan dari game ini. Malah ada yang menghabiskan waktunya hanya untuk mengumpulkan chip dan menjualnya kepada mania poker dan mendapatkan keuntungan sampai ratusan ribu dalam semalam.

Fenomena ini sudah merebak dikalangan generasi kita, maka pantaslah kiranya MUI dari beberapa kota menfatwa haramkan permainan ini, karena disamping sudah menjadi judi di dunia nyata, efeknya juga berpengaruh buruk pada anak-anak yang sudah kecanduan.

Apakah mencari uang dengan cara ini legal atau haram. Manusia hanya bisa menilai, …….

Posted on 29 Januari 2010, in Opini and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: