Arsip Blog

KONTROVERSI FILM COWBOYS IN PARADISE

Film dokumenter Cowboys in Paradise yang berkisah tentang para gigolo di Bali bikin heboh dan diprotes warga Kuta. Pasalnya setting film tersebut sebagian besar adalah Kuta.

Razia pun digelar untuk memulihkan citra pariwisata Bali, khususnya di kawasan Pantai Kuta. Puluhan gigolo yang tampil di film tersebut ditangkap.

Santernya pemberitaan juga mengundang trafik yang tinggi ke situs www.cowboysinparadise.com. Salah satu tujuannya untuk melihat thriller dan cerita dibalik pembuatan film tersebut. Read the rest of this entry

Iklan

Film Dokumenter Gigolo Bali Gegerkan Jagad Maya

TEMPO Interaktif, Jakarta – Jagad dunia maya kembali digegerkan beredarnya sebuah film dokumentar berjudul Cowboys Paradise. Cuplikan film yang bercerita tentang kehidupan gigolo di Pantai Sanur, Bali ini bisa disaksikan dan diunduh– di situs Youtube. Hingga Senin (26/4) ini, film ini setidaknya sudah diakses 24 ribu lebih pengunjung.

Dalam cuplikan film berdurasi kurang lebih dua menit yang ditampilkan di Youtube itu, dibuka dengan perkenalan seorang laki-laki dengan wanita bule di sebuah pantai. Laki-laki berkacamata hitam, telanjang dada, berambut lurus, itu menyapa si gadis bule yang mengenakan pakaian renang. Dengan logat Inggris Indonesia, sang laki-laki dengan senyam-senyum tampak sok akrab menyapa si gadis bule itu. Laki-laki ini mencoba menawarkan jasa untuk menemani sang gadis itu. Yang disapa juga tampak membalas senyum. Read the rest of this entry

PEMENANG PIALA OSCAR 2010

Perhelatan Akbar Insan Film Dunia Academy Award 2010 atau piala oscar baru saja selesai digelar di Kodak Theatare Los Angeles. Para kontestan juara pada setiap Nominasi Oscar 2010 terlihat sangat antusias . Dan setelah para juara oscar diumumkan, barulah semuanya tertawa dan ada yang terlihat meneteskan air mata kebahagiaan.

FILM THE KARATE KID

THE KARATE KID

Masih ingat film karate kid di tahun 1984? The Karate Kid adalah sebuah film drama Amerika 1984 disutradarai oleh John G. Avildsen dan ditulis oleh Robert Mark Kamen, dibintangi Ralph Macchio, Pat Morita dan Elisabeth Shue.

John G. Avildsen, setelah sukses merilis film Rocky pada tahun 1976. Mengulang suksesnya dengan mengangkat nama Pat Morita sebagai nominator Academy Award untuk Aktor Pendukung Terbaik dalam Film The Karate Kid tahun 1984.

Prestasi film ini , diantaranya :

  • Aktor Pendukung Terbaik (Pat Morita),
  • Golden Globe Award untuk Aktor Pendukung Terbaik – Motion Picture (Pat Morita),
  • Best Keluarga Motion Picture – Drama,
  • Best Young Aktris Pendukung dalam Motion Picture situs, Komedi, Adventure atau Drama (Elisabeth Shue),
  • Best Young Aktor Pendukung Motion Picture situs, Komedi, Adventure atau Drama (William Zabka).

Kini setelah 26 tahun berlalu, Film yang bergenre Martial Arts ini , dibuat ulang dengan pemeran utamanya Jackie Chan sebagai pengganti Pat Morita yang sudah meninggal. Dan Jaden Smith menggantikan Ralph Macchio.


Columbia Pictures memberikan kesempatan pada sutradara Harald Zwart (Agent Cody Banks, Pink Panther 2) untuk melakukan penyegaran terhadap film ini.

The Karate Kid akan mengisahkan mengenai Dre (Smith), seorang anak yang terpaksa pindah ke China setelah ibunya (Henson) dipindahtugaskan ke wilayah tersebut.

Tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, Dre menjadi seorang yang penyendiri dan seringkali menjadi bahan olokan anak-anak di sekitarnya.

Dre kemudian bertemu Mr Han (Chan), yang melihat lebam-lebam yang terdapat di tubuh Dre, dan kemudian merawatnya. Mr Han kemudian menjadi sahabat Dre sekaligus mengajarkannya teknik karate untuk membela diri dari anak-anak yang suka mengganggunya.

Meskipun Film The Karate Kid 2010 adalah sebuah remake, ceritanya sudah bisa kita ramalkan, namun film ini tetaplah akan menjadi sebuah tontonan yang menarik buat keluarga yang selama ini dinina bobokkan dengan film horseks.

Apakah versi terbaru ini dapat menyaingi, atau setidaknya menyamai, prestasi film terdahulunya? Kita tunggu saja tanggal rilisnya.

‘300’ HADIAH DARI PUTRI

300

Kemarin saya dapat hadiah dari PUTRI MALU berupa sebuah DVD Film dengan judul ‘300’, dan dia berpesan supaya harus diposting pada hari ini. Semalaman setelah nonton filmnya sempat saya berfikir, “Mengapa PUTRI mengharuskan saya mempostingnya hari ini?”.

Namun setelah membuka blog saya hari ini, barulah jawabannya saya temukan….. ternyata postingan kali ini tepat sama dengan judul film tersebut yaitu ‘300’. Ternyata si PUTRI sangat memperhatikan hal ini sampai dia menyempatkan diri untuk mencari hadiah khusus untuk postingan ke-300 ini.

Film ini menceritakan kembali pertempuran kuno Thermopylae yang ganas. Di mana Raja Leonidas (Gerard Butler) dan 300 tentara, berjuang mati-matian melawan Xerxes dan tentara Persianya yang berjumlah ribuan.

Ke 300 pasukan Spartan ini begitu tenang manghadapi musuh yang sangat banyak itu, hari demi hari mereka lewati dengan semangat juang mereka demi mempertahankan wilayah mereka. Tetapi Xerxes selalu memiliki taktik yang licik untuk mengalahkan pejuang Spartan ini.

Menghadapi kemungkinan tersebut, sikap satria dan pengorbanan mereka mengilhami seluruh Yunani untuk bersatu melawan musuh Parsia, membangun sebuah demokrasi.

Film ini sangat bagus untuk hal entertainment (hiburan) walaupun bisa dikatakan film ini bukan golongan film untuk semua umur mengingat banyak menyuguhkan darah dan kekerasan, tetapi hal tersebut memang tidak dapat dilepaskan dari tema dari film ini sendiri yang berusaha menggambarkan “suasana perang” .

Usaha untuk menggambarkan sisi sejarah dan legenda seperti “tertelan” oleh canggihnya teknik berperang Spartan dan terpesonanya kita kepada peperangan itu sendiri, dan tak luput juga film ini berisikan bumbu-bumbu Hollywood seperti pengkhianatan, kepahlawanan yang digambarkan di pihak Raja Leonidas dan pasukan Spartannya dan sijahat yang digambarkan pada pihak Raja Xerxes dan pasukan Persianya dan tentu saja sex dan tragedi.

Saya ingat betul Film yang dirilis di Bioskop 2 tahun yang lalu ini sempat menjadi Box Office, kalau dibandingkan dengan film sekarang mungkin setaraf dengan Film 2012 atau AVATAR.

Selain menghasilkan banyak uang, film ini juga menuai kritik pedas. Setelah diluncurkan, “300” langsung mendapat respon pemerintah Iran. Bahkan Presiden Iran Mahmoud Admadinejad mengungkapkan rasa marahnya terhadap film ini. Film ini dinilai mendeskreditkan bangsa Iran (Persia) yang digambarkan sebagai penjahat, tidak berprikemanusiaan, dan hanya berfikir menyerang bangsa lain serta suka membunuh.

Belajar dari kisah film diatas, ada 3 (tiga) point penting yang sempat menjadi bahan pembelajaran.

1.Kesungguhan ( totalitas )
Point ini menjadi paling penting, karena terbukti kisah patriotisme Pasukan Sparta tidak sia-sia. Walau kesemua 300 orang gugur sebagai martyr tetapi pengorbanan dan totalitas mereka membuat Pasukan Persia harus menghitung ulang keingian mereka dalam menaklukan daratan Eropa.

2.Strategi yang Matang
Celah sekecil apapun tidak akan menguntungkan pasukan Sparta, bila mereka tidak cerdik dalam menyusun strategi peperangan. Dengan strategi matang, mampu membuat “neraka” bagi para pasukan Persia.

3. Team Work dan Keikhlasan
Team tidak hanya mengandalkan kerja team yang memang telah ditugasi. Tetapi seluruh team mulai Penanggung Jawab tertinggi sampai PIC lapangan harus bekerja dalam satu langkah yang padu. 300 orang Pasukan Sparta tidak hanya terdiri dari orang yang memang terlatih tetapi juga rakyat biasa yang terpanggil membantu perjuangan mempertahankan wilayah mereka. Dan hal ini seharusnya dapat dikerjakan dengan rasa keikhlasan. Tanpa hal ini maka semua kerja keras team akan tidak berjalan dengan baik. Terbukti kekokohan “benteng” pasukan Sparta akhirnya harus jebol karena adanya salah satu anggota pasukan yang membelot dan menginformasikan kepada Pasukan Persia, akan adanya celah jalan lain menuju ke Sparta Athena.

Menonton film ini bagai menyaksikan pameran lukisan impresionistis sepanjang hampir dua jam. Dan bila dibandingkan dengan film-film terdahulu yang mengisahkan para ksatria Yunani. Terasa benar, setelah mengalami gelegar film 300, maka film-film seperti Troy, Alexander, dan Kingdom of Heaven menjadi film yang kelewat tenang dan sopan.

Berikut Trailer filmnya yang saya petik dari youtube.