Arsip Blog

AKU DAN SURGA

JALAN KE SURGA

Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak manusia berada disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah aku tidak mau mengira-ngira.

Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala seseorang yang tidak pernah kukenal sebelumnya mendekati dan menjawab pertanyaan hatiku. “Inilah yang disebut Padang Mahsyar,” suaranya begitu menggetarkan jiwaku. “Bagaimana ia bisa tahu pertanyaanku,” batinku. Aku menggigil, tubuhku terasa lemas, mataku tegang mencari perlindungan dari seseorang yang kukenal.

Kusaksikan langit menghitam, sesaat kemudian bersinar kemilauan. Bersamaan dengan itu, terdengar suara menggema. Aku baru sadar, inilah hari penentuan, hari dimana semua manusia akan menerima keputusan akan balasan dari amalnya selama hidup didunia. Hari ini pula akan ditentukan nasib manusia selanjutnya, surgakah yang akan dinikmati atau adzab neraka yang siap menanti.

Aku semakin takut. Namun ada debar dalam dadaku mengingat amal-amal baikku didunia. Mungkinkah aku tergolong orang-orang yang mendapat kasih-Nya atau jangan-jangan ………

Aku dan semua manusia lainnya masih menunggu keputusan dari Yang menguasai hari pembalasan. Tak lama kemudian, terdengar lagi suara menggema tadi yang mengatakan, bahwa sesaat lagi akan dibacakan daftar manusia-manusia yang akan menemani Rasulullah SAW di surga yang indah. Lagi-lagi dadaku berdebar, ada keyakinan bahwa namaku termasuk dalam daftar itu, mengingat banyaknya infaq yang aku sedekahkan. Terlebih lagi, sewaktu didunia aku dikenal sebagai juru dakwah. “Kalaulah banyak orang yang kudakwahi masuk surga, apalagi aku,” pikirku mantap.

Akhirnya, nama-nama itupun mulai disebutkan. Aku masih beranggapan bahwa namaku ada dalam deretan penghuni surga itu, mengingat ibadah-ibadah dan perbuatan-perbuatan baikku. Dalam daftar itu, nama Rasulullah Muhammad SAW sudah pasti tercantum pada urutan teratas, sesuai janji Allah melalui Jibril, bahwa tidak satupun jiwa yang masuk kedalam surga sebelum Muhammad masuk. Setelah itu tersebutlah para Assabiquunal Awwaluun. Kulihat Fatimah Az Zahra dengan senyum manisnya melangkah bahagia sebagai wanita pertama yang ke surga, diikuti para istri-istri dan keluarga rasul lainnya.

Para Nabi dan Rasul Allah lainnya pun masuk dalam daftar tersebut. Yasir dan Sumayyah berjalan tenang dengan predikat Syahid dan syahidah pertama dalam Islam. Juga para sahabat lainnya, satu persatu para pengikut terdahulu Rasul itu dengan bangga melangkah ke tempat dimana Allah akan membuka tabirnya.

Yang aku tahu, salah satu kenikmatan yang akan diterima para penghuni surga adalah melihat wajah Allah. Kusaksikan para sahabat Muhajirin dan Anshor yang tengah bersyukur mendapatkan nikmat tiada terhingga sebagai balasan kesetiaan berjuang bersama Muhammad menegakkan risalah. Setelah itu tersebutlah para mukminin terdahulu dan para syuhada dalam berbagai perjuangan pembelaan agama Allah.

Sementara itu, dadaku berdegub keras menunggu giliran. Aku terperanjat begitu melihat rombongan anak-anak yatim dengan riang berlari untuk segera menikmati kesegaran telaga kautsar. Beberapa dari mereka tersenyum sambil melambaikan tangannya kepadaku. Sepertinya aku kenal mereka. Ya Allah, mereka anak-anak yatim sebelah rumahku yang tidak pernah kuperhatikan. Anak-anak yang selalu menangis kelaparan dimalam hari sementara sering kubuang sebagian makanan yang tak habis kumakan.

“Subhanallah, itu si Parmin tukang mie dekat kantorku,” aku terperangah melihatnya melenggang ke surga. Parmin, pemuda yang tidak pernah lulus SD itu pernah bercerita, bahwa sebagian besar hasil dagangnya ia kririmkan untuk ibu dan biaya sekolah empat adiknya. Parmin yang rajin sholat itu, rela berpuasa berhari-hari asal ibu dan adik-adiknya di kampung tidak kelaparan. Tiba-tiba, orang yang sejak tadi disampingku berkata lagi, “Parmin yang tukang mie itu lebih baik dimata Allah. Ia bekerja untuk kebahagiaan orang lain.” Sementara aku, semua hasil keringatku semata untuk keperluanku.

Lalu berturut-turut lewat didepan mataku, mbok Darmi penjual pecel yang kehadirannya selalu kutolak, pengemis yang setiap hari lewat depan rumah dan selalu mendapatkan kata “maaf” dari bibirku dibalik pagar tinggi rumahku. Orang disampingku berbicara lagi seolah menjawab setiap pertanyaanku meski tidak kulontarkan, “Mereka ihklas, tidak sakit hati serta tidak memendam kebencian meski kau tolak.”

Masya Allah murid-murid pengajian yang aku bina, mereka mendahuluiku ke surga. Setelah itu, berbondong-bondong jamaah masjid-masjid tempat biasa aku berceramah. “Mereka belajar kepadamu, lalu mereka amalkan. Sedangkan kau, terlalu banyak berbicara dan sedikit mendengarkan. Padahal, lebih banyak yang bisa dipelajari dengan mendengar dari pada berbicara,” jelasnya lagi.

Aku semakin penasaran dan terus menunggu giliranku dipanggil. Seiring dengan itu antrian manusia-manusia dengan wajah ceria, makin panjang. Tapi sejauh ini, belum juga namaku terpanggil. Aku mulai kesal, aku ingin segera bertemu Allah dan berkata, “Ya Allah, didunia aku banyak melakukan ibadah, aku bershodaqoh, banyak membantu orang lain, banyak berdakwah, izinkan aku ke surgaMu.”

Orang dengan wajah bersinar disampingku itu hendak berbicara lagi, aku ingin menolaknya. Tetapi, tanganku tak kuasa menahannya untuk berbicara. “Ibadahmu bukan untuk Allah, tapi semata untuk kepentinganmu mendapatkan surga Allah, shodaqohmu sebatas untuk memperjelas status sosial, dibalik bantuanmu tersimpan keinginan mendapatkan penghargaan, dan dakwah yang kau lakukan hanya berbekas untuk orang lain, tidak untukmu,” bergetar tubuhku mendengarnya.

Anak-anak yatim, Parmin, mbok Darmi, pengemis tua, murid-murid pengajian, jamaah masjid dan banyak lagi orang-orang yang sering kuanggap tidak lebih baik dariku, mereka lebih dulu ke surga Allah. Padahal, aku sering beranggapan, surga adalah balasan yang pantas untukku atas dakwah yang kulakukan, infaq yang kuberikan, ilmu yang kuajarkan dan perbuatan baik lainnya. Ternyata, aku tidak lebih tunduk dari pada mereka, tidak lebih ikhlas dalam beramal dari pada mereka, tidak lebih bersih hati dari pada mereka, sehingga aku tidak lebih dulu ke surga dari mereka.

Termasuk Manakah Aku ?
Jam dinding berdentang tiga kali. Aku tersentak bangun dan, Astaghfirullah ternyata Allah telah menasihatiku lewat mimpi malam ini.

Buat Sahabat semuanya, maafkan aku kalau kalian pernah tersakiti olehku,…………

PS : Artikel ini saya dapat melalui E-mail dari seorang sahabat yang mengharapkan saya untuk memforwardnya. Semoga saja dapat memberikan perenungan bagi kita semuanya terutama untuk saya tentunya.

TAWA SUTERA ; KUMPULAN SMS LUCU

Aku dapet e-mail dari sahabat semalem, biar nggak bete ama postingan aku yang rada ngebosenin ditambah dengan beratnya blog aku, maka melalui postingan ini aku ingin berbagi tawa dengan sahabat.

WARNING : Jangan dibaca kalau lagi banyak orang, entar dikira orang gila ngakak sendiri.

  • Budi kencing di kamar mandi umum, berhubung nggak ada uang kembaliannya, penjaganya berkata, “maaf mas nggak ada kembaliannya, sebaiknya mas kencing lagi deh!….”
  • Seorang nenek yang nyebrang jalan hampir ketabrak motor. Pengendara motor marah : “Nenek bego! Nyebrang jalan gak liat2!” ,Nenek sewot : “Lo yg bego!! Nabrak nenek-nenek aja gak kena..!!”
  • Untuk mendukung program penangkalan teroris, sejumlah rumah dimasuki anggota intel. Penghuni rumah yang dimasuki intel itu akhirnya meletakkan tulisan di pintu masuk rumahnya. Tulisan itu berbunyi “INTEL INSIDE”.
  • Aku mimpi jalan ke mall sambil bawa anjing. Ada satpam marah-marah dan ngusir aku. Aku pun pulang dan aku ketemu sama kamu dan kamu langsung ngajak aku ke mall lagi. Setelah sampai disana Satpamnya malah marah besar seperti ini, “Udah dibilangin gak boleh bawa anjing, eh sekarang malah bawa babi!!!”
  • Kmrn gw baca koran ttg bahaya nikotin gw stop ngerokok, td pagi baca koran ttg bahaya alkohol gw stop minum, skrg baca koran ttg bahaya sex gw stop baca koran..
  • Mau yang muda apa yang tua ? Mau yang lebat atau yang rindang bulunya Mau yang keras apa yang lembek ? Yang panjang enak, yang mungil asyik ? Tersedia berbagai ukuran. Hubungi penjual jagung !!!
  • Seorang pria miskin akan menikah. Ibunya menjahitkan celana dalam dari karung terigu. Malam Pertama, istrinya pingsan baca tulisan celana dalam, ” BERAT BERSIH 50KG “
  • Saat testing 4 ekor cacing yang masing masing diletakkan dalam 4 botol yang berlainan. Botol 1 berisi alkohol, botol ke 2 berisi asap rokok, botol ketiga cairansperma, botol ke 4 tanah lembab. Dan hasilnya cacing pada botol 1,2,3 mati dan dibotol ke empat ternyata si cacing masih hidup segar bugar. Kesimpulannya adalah sbb: Selama kamu suka miras, rokok dan sex dalam hidupmu. Dijamin kamu tidak akan cacingan.
  • Makin tua kamu hrs semakin Arif. Kalo ada yang bilang Jelek, sabaaaarr. Kalo ada yang katain Begoo, cuekin aja. Dibilang dungu, cool..aja. Tapi kalo ada yg bilang Cakep, tonjok aja, itu Fit’nah.
  • Seorang pemerkosa tergirang-girang karena hanya divonis 1 thn penjara, tetapi tiba2 pingsan karena alat bukti kejahatannya disita negara untuk dimusnahkan….
  • Selamat anda baru saja memenangkan hadiah berupa voucher pulsa selama satu tahun. Caranya mudah, anda tinggal mematikan hp anda dan mengaktifkannya lagi tahun depan.
  • Selamat anda masuk katagori badan besar kulit bersih gigi putih tidak cacat dan cukup umur. nantikan kami menjemput anda, wasalam (panitia Qurban).
  • Ada yang tanya berapa umurmu, ku bilang dari caramu berpakaian seperti umur 19 thn, kulitmu seperti 17 thn, senyummu seperti 18 thn, mukamu seperti 16 tahun…jadi semua seperti 70 tahunan..
  • matamu bak purnama merindu , bisikmu seperti syahdu menusuk jiwaku ,bibirmu telaga madu manis di sudut senyummu , bunga depositomu adalah sumber inspirasiku.
  • Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan!
  • Seorang kakek melihat-lihat majalah porno. Pada halaman 1, “YA AMPUN”, halaman 2, YA TUHAN, dan pada halaman terakhir ia berseru YAA.. ABIS !
Masih banyak sih….., tapi sekian dulu, entar nggak bisa berenti ngakaknya. Kalaupun anda tidak ngakak dari membaca potongan-potongan e-mail diatas. Anda perlu membaca postingan saya sebelumnya DISINI.

FENOMENA TIDUR

Dalam Macbeth karya Shakespeare, terdapat suatu pujian indah terhadap tidur.

Tidur adalah merajut kembali pikiran yang kusut.
Tidur adalah kematian dari kehidupan setiap hari.

Tidur adalah guyuran pada kerja pembuat nyeri.

Tidur adalah penyembuh dari pikiran yang luka.

Tidur adalah dunia agung masa kedua.

Tidur adalah gizi utama dalam pesta kehidupan.

Baris-baris yang penuh ilham ini memberikan analisis tajam terhadap tidur. Banyak peneliti modern telah melakukan penelitian dalam bidang ini dan kesimpulan mereka seringkali sangat berbeda. Namun, mereka semua sepakat atas satu hal, yaitu bahwa tidur memang merupakan alat pemugar fisik dan mental alami yang hebat. Dibalik itu semua banyak pula mitos-mitos lain tentang tidur.

Nah, berikut adalah jenis-jenis tidur yang musti diketahui, yang saya peroleh dari e-mail seorang teman :

Tidur ayam, suatu usaha untuk meniru sikap ayam yang sedang tidur.

Tidur-tiduran, bukan tidur beneran tetapi sesuatu yang mirip tidur.

Tidur telentang, tidur dengan bagian depan tubuh menghadap keatas, biasanya dengan mulut setengah terbuka dibarengi dengan suara mengorok yang kadangkala keras, kadangkala lirih. Sebaiknya tidak dilakukan karena sangat berbahaya menelan alat pertukangan “tang”

Tidur tengkurap, tidur dengan bagian belakang tubuh menghadap ke atas, biasanya dengan air liur berleleran , atau yang disebut juga ngiler.

Tidur sambil memeluk bantal guling, biasanya dilakukan oleh orang-orang jomblo sambil memimpikan sang kekasih yang tak kunjung diperolehnya. Jika dilakukan oleh orang yang sudah menikah, besar kemungkinannya orang itu ingin memiliki istri atau suami muda.

Tidur pulas adalah jenis tidur yang pelakunya sangat sulit untuk dibangunkan . Tentang tidur seperti ini ada suatu peribahasa yang berbunyi: “tidur bagai kerbau “.

Tidur REM adalah tidur sambil bermimpi sedang mengemudikan kendaraan dan dalam mimpi itu , ia sedang menekan atau menginjak rem kuat-kuat.

Pingsan ini bukan jenis tidur yang dilakukan dengan sukarela, tetapi terpaksa karena suatu hal, misalnya tak tahan dengan terik sinar matahari atau karena terpukul.

Terhipnotis juga merupakan jenis tidur terpaksa, yang biasanya dilakukan di panggung sulap atau di tempat praktek psikolog.

Ketiduran adalah jenis tidur yang dilakukan tanpa sadar, walaupun semua orang yang sedang tidur itu berada dalam keadaan tidak sadar.

Watak seseorang juga dapat dikenali dari cara seseorang memperlakukan bantal ketika tidur, yaitu:

Memeluk Bantal
Mereka yang suka memeluk bantal biasanya berjiwa seni. Mereka mempunyai penghargaan yang tinggi terhadap lukisan, musik dan sastra. Perasaan mereka halus dan jiwa mereka romantik. Kadangkala ada yang bisa membaca peristiwa yang akan berlaku melalui mimpi. Mereka juga sangat prihatin terhadap kesusilaan.

Menggunakan Banyak Bantal
Mereka biasanya kurang keyakinan.Dalam kehidupan seharian mereka memerlukan banyak pendamping. Mereka jarang membuat keputusan sendiri, sebaliknya mendapatkan pandangan orang lain.

Tidur Dengan Satu Bantal
Mereka bukan jenis mengada-ngada dan boleh menerima keadaan seadanya. Mereka juga membuat keputusan berdasarkan fikiran dan bukan nafsu semata-mata.

Meletakkan Bantal Di Bawah Kaki
Mrk mempunyai sifat kurang baik. Mereka jarang bergaul dengan org ramai, malah kaku dalam pergaulan. Ini menyebabkan mereka cenderung bersifat egois. Mereka juga gemar menempuh jalan pintas untuk mencapai cita-cita. Mereka tdk suka berusaha.

Tidur tanpa Bantal
Mereka memiliki sifat percaya diri yang sangat tinggi. Kadangkala sifat percaya diri ini akhirnya akan membawa kepada sifat ego.

Tidak punya bantal
Kasian deh lo..

Nemu bantal
Beruntung deh lo?

Tidur gigit bantal.
Kelaparan deh lo?

Tidur sambil lempar bantal.
Kesurupan setan..karena sering nonton film horror.

Tidur di bawah bantal.
Mati konyol?.aja.

Bagaimana jenis dan gaya tidur anda????

E-Mail ; KELINCI KERAMIK YANG CANTIK

Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kepedulian teman-teman terhadap postingan saya yang bertajuk Sang Guest kemarin, salah satu diantaranya adalah sebuah kiriman e-mail dari seorang sahabat semasa SMA yang sekarang berada di Tokyo. Adapun inti dari isi e-mailnya berupa sebuah cerita menarik berikut ini :

Sepasang suami isteri yang sedang berbelanja di sebuah toko souvenir mencari hadiah buat anak mereka yang akan berulang tahun.

Mereka berdua sempat kebingungan hadiah apa gerangan yang pantas buat anak gadis mereka yang sudah memasuki usia 17 tahun itu.

Sang Ayah teringat bahwa putri kesayangannya itu sangat gemar mengkoleksi boneka keramik berbagai macam bentuk. Seketika mata mereka tertuju kepada sebuah boneka keramik berbentuk Kelinci yang sangat cantik dan lucu. “Lihat yang berbentuk kelinci itu,” kata Sang Ayah kepada isterinya. “Kau benar, inilah keramik tercantik yang pernah aku lihat,” ujar Sang Isteri.

Saat mereka mendekati keramik kelinci itu, tiba-tiba keramik itu berbicara,”Terima kasih atas perhatiannya pada saya, perlu bapak dan Ibu ketahui, bahwa aku dulunya tidaklah secantik ini. Sebelum menjadi keramik cantik yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kekar dan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar”.

Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! berhenti ! berhenti ! Aku berteriak, tetapi orang itu berkata ”belum !”, lalu ia menyodok dan meninjuku berulang-ulang.Stop ! berhenti !, teriakku lagi. Tapi orang itu masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam tungku. Panas ! Panas ! teriakku dengan keras, Stop ! berhenti ! teriakku lagi. Tapi orang itu berkata ”belum !”
Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian dan membiarkan aku sampai dingin.

Aku pikir penderitaanku sudah berakhir. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diserahkan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Bau zat pewarnanya begitu memualkan. Berhenti ! Berhenti ! Aku kembali berteriak. Wanita itu berkata ”belum !”, lalu ia menyerahkan aku kepada seorang pria dan langsung memasukkan aku ke tungku yang lebih panas dari sebelumnya.

Tolong ! Ampun ! hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis, aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku dan terus membakarku.

Setelah puas ”menyiksaku” aku diletakkan disuatu tempat dan dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Betapa terkejutnya aku setelah melihat diriku. Aku hampir tidak percaya, karena dihadapanku berdiri sebuah boneka kelinci yang cantik dan imut. Semua penderitaanku yang lalu seketika sirna tatkala kulihat diriku jadi secantik sekarang.

Perenungan dari cerita di atas :

Seperti inilah Tuhan membentuk kita.
Pada saat itu, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan dan tetesan air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.

Marilah kita mencoba untuk merasakan kebahagian dari setiap cobaan yang diberikan oleh-Nya. Sebab cobaan yang berupa ujian yang diberikan kepada kita akan menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kita akan tumbuh menjadi sempurna dan utuh serta tidak kekurangan satu apapun.

Apabila kita sedang menghadapi ujian hidup, janganlah berkecil hati, karena pada dasarnya Tuhan sedang membentuk kita. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan, tetapi setelah semua proses itu selesai,….. maka akan terlihat betapa cantiknya Tuhan membentuk kita.

E-MAIL : TAWA SUTERA POLITIK

Ditengah rutinitas kerja di akhir tahun pelajaran saya sempatkan diri untuk mengecek e-mail yang masuk pagi ini, ternyata ada 11 email yang salah satu diantaranya adalah postingan berikut ini , yang menurut pengirimnya dirangkum dari Ketawa.com , meskipun cuman saduran, tapi bolehlah sekedar membuat kita nyengir sejenak………………………………..

Jargon Kampanye yang Membingungkan
Tim sukses SBY sedang pusing melakukan pembenahan di Palembang, alasannya : Ketika mereka memunculkan jargon “SBY berbudi“, mereka tidak memikirkan kalau di palembang arti kata Budi = Menipu/berbohong.

Jadi artinya SBY berbudi = SBY berbohong, sehingga slogan-slogan di Palembang yang naik cetak harus dibatalkan semua.

Oleh karena itulah orang Palembang lebih suka SBY berpasangan dengan Hatta Rajasa agar jargonnya jadi “SBY berjasa”

Tetapi masih untung SBY tidak berpasangan dengan Salahudin karena jargonnya jadi “SBY bersalah”

Dan juga PAN tidak jadi mengajukan ketumnya Sutrisno Bachir karena jadi “SBY berachir”

Namun siapapun “ber sama nya, tetap SBY depannya”….termasuk Rani kalo jadi cawapres menjadi “SBY berani”.

Lebih Berbahaya Dari Virus Flu Babi
Akhir-akhir ini masyarakat ditakutkan denga adanya flu babi ( H1N1 ) yang secara global mulai menjangkit dimana-mana.

Akan tetapi menurut penelitian terbaru dari FDA Us Oleh Dr Jim Roberst,peneliti lulusan chicago health instistute,ditemukan jenis virus baru yang mana virus ini merupakan jenis varian terbaru dari virus H1N1 yang perkembangannya jauh lebih cepat dari Induknya.

Gejala dari Yang terkena Virus ini penderita akan mengalami suatu suatu perasaan ephoria di dalam dirinya bahkan pendrita tidak menyadari kalau dirinya sedang mengidap virus berbahaya ini dan dalam jangka waktu 1-2 tahun penderita bisa mengalami Kematian mendadak.

Dan yang paling mengejutkan Virus baru ini telah menjangkit 2 orang di Indonesia dan telah memamakan 1 korban

Oknum yang terjangkit Virus ini tidak pandang bulu, Di Indonesia sendiri Virus ini ternyata menjangkiti oknum pejabat, sehingga konon kabarnya ketua KPK juga terinfeksi Virus tersebut dan salah satu dirut BUMN meninggal akibat keaganasan virus ini.
VIRUS BARU INI DINAMAI : R4N1

Antara Janda, Keperawanan, dan Partai Politik

Seorang “Janda” yang sudah 3 kali kawin-cerai periksa di dokter kandungan. Waktu dokter mau periksa dalam, terjadi percakapan.

Janda : “Hati-hati periksanya ya dok, saya masih ‘perawan’ lho …!”
Dokter: “Lho? Katanya ibu sudah kawin-cerai 3 kali, mana bisa masih perawan …?”
Janda : “Gini lho dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten.”
Dokter: “Oh gitu, tapi suami ibu yang ke-2 gak impoten kan?”
Janda : “Betul dok, cuma dia gay, jadi saya gak diapa-apain sama dia.”
Dokter: “Lalu suami ibu yang ke-3 gak impoten dan bukan gay kan?”
Janda : “Betul dok, tapi ternyata dia itu orang ‘partai politik’….”
Dokter: “Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu …?”
Janda : “Dia cuma janji-janji saja dok, ‘gak pernah direalisasikan!!!”
Dokter: “?!?!?!?!????”

Rakyat dan Wakil Rakyat
Di sebuah Sekolah Dasar sedang diterapkan sebuah mata pelajaran baru, yaitu PMWR alias Pelajaran Mengenal Wakil Rakyat. Kemudian si Guru memulainya dengan memberikan beberapa pertanyaan pada murid-muridnya.
Guru : “Bupati dan Wakil Bupati, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?”
Murid: “Bupati, Bu!!!”
Guru : “Gubernur dan Wakil Gubernur, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?”
Murid: “Gubernur, Bu!!”
Guru : “Presiden dan Wakil Presien, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?”
Murid: “Presiden, Bu!!”
Guru : “Rakyat dan Wakil Rakyat, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?”
Murid: “Seharusnya sih Rakyat, Bu!!”
Guru : “Kok, pakai seharusnya?”
Murid: “Karena sekarang malah terbalik Bu guru.”
Guru : “Bagus, terus tanda supaya kita kenal sama Wakil Rakyat kita bagaimana?”
Murid: “Yang pasti mereka suka warna abu-abu.”
Guru : “Betul, terus apalagi?”
Murid: “Suka konspirasi politik”
Guru : “Demi apa?”
Murid: “Kepentingan, Bu!!”
Guru : “Tepat sekali, sering muncul dimana mereka?”
Murid: “Di televisi, Bu!”
Guru : “Karena apa?”
Murid: “Karena skandal dan kasus, Bu!!”
Guru : “Aduh, anak murid Ibu pinter-pinter, terus ciri Wakil Rakyat apalagi?”
Murid: “Pasti sering mendadak tajir, Bu!!”
Guru : “Darimana, kok bisa gitu?”
Murid: “Diam-diam kan nyolong, Bu. Kalau nggak ya dapat hibah gono-gini gak jelas.”
Murid: “Dari yang pengin diuntungkan.”
Guru : “Terus kan Wakil Rakyat sering mengadakan sidang, berapa tahun sekali?”
Murid: “Setiap hari, Bu!!”
Guru : “Kok bisa, alasannya?”
Murid: “Kan biar dapat tunjangan dan komisi rapat.”
Guru : “Biasanya yang dibahas apa?”
Murid: “Nggak ada Bu, masuk telinga kiri keluar telinga kanan.”
Guru : “Jadi Rakyat dengan Wakil Rakyat, yang mana bosnya?”
Murid: “Ya, semestinya Rakyat dong, Bu!!”
Guru : “Kenapa semestinya?”
Murid: “Karena aneh, Bu!”
Guru : “Aneh kenapa?”
Murid: “Masak bos kekurangan beras di rumahnya, Bu! Sedangkan Wakilnya malah asik impor beras. Nimbun juga bisa kali, Bu.”
Guru : “Bagus-bagus, ternyata sebelum diajari kalian sudah banyak tahu tentang Wakil Rakyat ya.”
Murid: “Iya dong Bu, kan sudah jadi bukan rahasia lagi. Rakyat sudah banyak yang tahu, Bu.”
Guru : “Sudah banyak yang tahu mengapa asik ongkang-ongkang kaki di Parlemen?”
Murid: “Kan,nggak tahu malu, Bu.”

Contoh Pejabat Anti Korupsi
Setelah proyek multimilyar dollar selesai, sang dirjen kedatangan tamu bule wakil dari HQ kantor pemenang tender. Udah 7 tahun di Jakarta jadi bisa cakap Indonesia.
Bule: “Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir dibawah mercy S 320.”
Dirjen : “Anda mau menyuap saya? ini apa-apaan? tender dah kelar kok. jangan gitu ya, bahaya tau haree genee ngasih-ngasih hadiah.”
Bule: “Tolonglah pak diterima. kalau gak, saya dianggap gagal membina relasi oleh kantor pusat.”
Dirjen: “Ah, jangan gitu dong. saya gak sudi!!”
Bule (mikir ): “Gini aja, pak. gimana kalau bapak beli saja mobilnya…”
Dirjen: “Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!”
Bule menelpon kantor pusat.
Bule: “Saya ada solusi, Pak. bapak beli mobilnya dg harga rp.10.000,- saja.”
Dirjen: “Bener ya? OK, saya mau. jadi ini bukan suap. pake kwitansi ya..”
Bule: “Tentu, Pak..”
Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi. dirjen membayar dengan uang 50 ribuan. mereka pun bersalaman.
Bule (sambil membuka dompet ): “Oh, maaf Pak. ini kembaliannya Rp.40.000,-.”
Dirjen: “Gak usah pakai kembalian segala. tolong kirim 4 mobil lagi ke rumah saya ya…”
Bule : @#$%^&**(


PS : Untuk Anakku yang mengirim e-mail ini,.. sesuai dengan permintaan kamu,…e-mailnya sudah diposting nih. terima kasih yah. sering2 aja kirim… lumayan kalau lagi kehabisan ide.