Arsip Blog

Google buzz , FITUR BARU GOOGLE

Untuk menanggulangi perkembangan jejaring yang seperti facebook, twitter atau dalam versi yahoo adalah Yahoo! Meme (Versi Indonesia Yahoo! Mim), Google nampaknya sangat serius setelah sebelumnya fasilitas super social network Google Wave di uji cobakan. Dalam awal minggu ini Google.Com baru saja mengeluarkan produk terbarunya yaitu Google Buzz.

Dengan produk Google yang baru ini, Anda dapat berinteraksi dengan mudah melakukan update status, berbagi konten seperti Video, Foto, dll dengan teman, fungsinya tidak jauh beda dengan situs sosial Facebook dan Twitter. Fitur terbaru dari Google.Com ini terintegrasi dengan Gmail Account dan dapat di akses di sebelah kiri, dibawah menu inbox Gmail Anda.


Fitur Baru Di GMail ini. Juga dapat disetting dengan menggunakan mobile phone. Bagi yang berminat silahkan baca infonya disini , tentu saja untuk mencobanya, anda harus punya akun di @gmail.com terlebih dahulu.

Selamat nge-Buzz.

Iklan

GEBRAKAN BARU GOOGLE

GOOGLEGoogle terus melakukan gebrakan. Setelah merilis sistem operasi Google Chrome, beberapa waktu lalu, perusahaan mesin pencari raksasa ini akan membeli sistem kolaborasi AppJet, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang inovasi teknologi yang mengembangkan Google Wave. Demikian dilansir AFP, Sabtu (5/12).
“Kami dengan bangga hati mengumumkan AppJet sudah diambil alih oleh Google,” demikian disampaikan AppJet dalam situs resminya.

“Dengan demikian tim EtherPad akan terus bekerja dan mencari inovasi baru dengan melakukan kolaborasi real time dan bekerja dengan tim Google Wave,” jelasnya, lagi.

EtherPad juga memungkinkan sejumlah orang di beberapa jenis komputer bisa bekerja secara simultan untuk mengedit dokumen yang di-sharing secara online dan dengan perubahan yang segera bisa dilihat di seluruh tampilan komputer user.

EtherPad dari AppJet sesuai dengan visi inovasi Google untuk sistem komunikasi Wave yang menggunakan platforma di mana seluruh orang-orang dapat melakukan perubahan yang berbeda dari sistem tradisional sebuah email.

September lalu, Google mulai mengundang orang-orang untuk melakukan tes menggunakan sistem pesan Wave yang menyatukan email, chat online, sistem pertemanan sosial, dan sistem gaya wiki untuk mengakses halaman ataupun dokumen.

“Kami masih melakukan sejumlah perubahan dan masih ada beberapa masalah,” kata Manajer Produk Google Wave Gregory D’Alesandre, pada bulan lalu dalam sebuah konferensi teknologi internet di San Fransisco, AS.

“Ada beberapa fitur yang masih harus diselesaikan,” katanya. Dengan Wave, email dan sistem pesan singkat masuk ke wilayah online di mana setiap orang bisa mengedit dokumen, menambahkan konten digital, memberikan komentar, setiap saat.

Harga pembeliannya tidak diketahui tetapi sejumlah laporan menyebutkan jika harganya sekita 10 juta dolar AS.

AppJet diluncurkan pada Desember 2007 lalu dan tiga orang yang memulai perusahaan ini adalah orang-orang yang merupakan mantan karyawan Google.

AppJet yang memungkinkan pengguna untuk membangun aplikasi web dari dalam browser telah meluncurkan sebuah aplikasi interaktif baru yang mengajarkan pemrograman kepada pemula. Aplikasi ini menitik beratkan pada JavaScript, salah satu bahasa pemrograman terpopuler dunia dan menargetkan orang-orang yang buta pemrograman.

Pendiri AppJet Aaron Iba mengatakan bahwa pemakai dapat menyelesaikan kursus ini dalam beberapa minggu, tergantung dari seberapa banyaknya waktu yang mereka habiskan untuk menonton demonstrasi interaktif. Saat bab pelajaran yang tersedia sudah berjumlah 24 dan terus bertambah.

Kursus online ini sangat penting karena memberikan cara mudah bagi pemula untuk mulai belajar pemrograman. Hampir semua tutorial yang ada saat ini membutuhkan pengguna untuk menginstal aplikasi di PC dan mengkonfigurasinya terlebih dahulu sebelum mulai menulis program (PHP, Visual Basic, dll). AppJet tidak membutuhkan instalasi perangkat lunak apapun, memungkinkan pemakai untuk memodifikasi, debug dan menjalankan program melalui browser. (TechCrunch)

Selain kursus gratis ini, AppJet juga menawarkan fasilitas pembuatan dan hosting aplikasi web secara gratis. Kunjungi AppJet!

Sumber :
Tribun Timur.Com dan Udaramaya.com

LOGO GOOGLE HARI INI ; NIKOLA TESLA

Mungkin anda bertanya ketika Browsing dengan Mbah Google hari ini,…. Koq logonya jadi seperti yang ada disamping?

Hari ini Mbah Gugel memperingati Kelahiran Seorang Ilmuwan Besar

Nikola Tesla (nama baptis: Николай; Lika, 10 Juli 1856New York City, 7 Januari 1943) adalah seorang penemu, fisikawan, teknisi mekanika, dan teknisi listrik Amerika Serikat kelahiran Serbia.

Tesla sering dianggap sebagai salah satu penemu terpenting dalam sejarah dan merupakan salah seorang teknisi terbesar dalam akhir abad ke-19 dan abad ke-20.

Tesla merupakan seorang perintis elektromekanik, tanpa kabel, dan daya listrik. Ia berketurunan Serbia dan menjadi warga negara Amerika Serikat pada 1891 selagi bekerja di negara tersebut.

Paten Tesla dan kerja teorinya merupakan dasar dari daya listrik arus bolak-balik (bahasa Inggris: Alternating Current, AC) modern termasuk distribusi daya polyphase, dan motor AC, yang ia umumkan pada Revolusi Industri Kedua. Setelah pendemonstrasian komunikasi tanpa kabel pada 1893 dan memenangkan “Perang Arus“, Tesla dianggap sebagai salah satu teknisi listrik AS terhebat.

Tesla dengan simbol T adalah Satuan Internasional (SI) dari intensitas magnet, pada konferensi CGPM (Conference Generale des Poids et Mesures) di paris pada tahun 1960, satuan ini diberi nama untuk menhormati penemunya dari Serbian-Amerika yaitu Nikola Tesla, dia seorang ahli listrik yang memberikan kontribusi penting pada bidang Keelektromagnetan.

Definisi
1 T = \frac{1 V.s}{m^2} = \frac{1 kg}{s^2.A} = \frac{1 N}{A.m} = \frac{1 Wb}{m^2}\,

Berikut penjelasan tentang kehebatan Tesla :

  • 30 hak paten dalam setahun
Di New York, Tesla bekerja untuk Edison. Ia merancang 24 jenis dinamo. Namun keduanya tidak pernah cocok. Maka, April 1887 Tesla mendirikan laboratorium sendiri. Dalam waktu singkat ia membuktikan, sistem arus AC (bolak-balik)-nya jauh lebih hebat dibandingkan dengan sistem DC (searah) Edison.
Hebatnya, kurang dari setahun ia telah mematenkan sekitar 30 karya. Malah 20 tahun berikutnya ia menelurkan penemuan di bidang teknik listrik dan radio dalam jumlah yang mencengangkan. Sayang, serangkaian kecelakaan memusnahkan banyak tulisannya. Mana mungkin ia mengingat setiap tanggal penemuannya? Namanya sebagai penemu pun sering terabaikan.
  • 200 lampu menyala tanpa kabel
Berbeda dengan Marconi, Tesla sangat peduli dengan transmisi energi bukan cuma dalam jumlah kecil berupa sinyal radio, tapi juga energi besar listrik untuk keperluan rumah tangga dan industri. Malah tahun 1899 ia membangun stasiun pengirim tenaga listrik raksasa di Colorado Springs, di dataran tinggi Rocky. Instalasi itu serupa lumbung berukuran 60 m2. Tepat di tengah atap ada rangka menara setinggi 60 m. Di puncaknya terpasang bola tembaga berdiameter 90 cm. Di dalam bangunan ada kerangka bulat berdiameter 23 m yang dipagari lalu dililit kawat sebagai kumparan utama pemancar, kumparan kedua berdiameter 3 m menempel langsung di tiang.
  • Memancing arus listrik bumi
Setelah itu, Tesla memulai proyek yang lebih ambisius, ia sebut sistem jaringan dunia. Dengan memanfaatkan getaran listrik alamiah bumi ini akan tersedia energi listrik yang murah dan universal. Didukung dana dari pengusaha kereta api terkemuka J.P. Morgan, ia memulai konstruksi kompleks transmisi di lahan seluas 800 ha di Wardencliff, Long Island, 100 km dari New York. Rangka kayu menara menjulang setinggi 45 m. Di atasnya dipasang elektroda tembaga berdiameter 30 m serupa donat raksasa dengan tabung berdiameter 6 m. Namun, tidak ada dana untuk menyelesaikannya. Menara itu sempat berdiri selama 12 tahun, sampai akhirnya dirobohkan selama PD I demi alasan keamanan. Semua skema rancangan tidak terwujud, gagal pula proyek kota industri yang dirancang bersama rekannya, arsitek Stanford White.
  • Senjata sinar mematikan
Tesla menemukan senjata sinar dengan kekuatan dan ketepatan yang belum pernah ada sebelumnya. Apalagi, di akhir hidup Tesla meninggalkan isyarat yang menguatkan dugaan itu. Penemuanku bisa menghancurkan apa pun, manusia atau mesin yang ada dalam radius 320 km. Tapi, dalam artikel tahun 1935, ia menyanggah bila penemuannya menyebabkan perang. Ia mengaku benci perang. Perang tidak dapat dihentikan dengan membuat pihak yang lemah menjadi kuat. Cara paling tepat, membuat tiap bangsa, kuat atau lemah, mampu mempertahankan diri. Tiap negara, besar-kecil, tak akan kalah melawan musuh. Jika senjata itu diterima, hubungan antarbangsa akan mengalami revolusi.
Kecurigaan itu berekses tak menyenangkan padanya tak lama setelah ia berpulang, 7 Januari 1943, di kamar New Yorker Hotel di Manhattan. Sebelum tubuh kakunya dipindah, beberapa agen FBI masuk kamar, membuka brankas mini, dan mengambil semua dokumen yang diduga berisi detail rancangan senjata rahasia.

Dengan hasil temuan yang begitu banyak, maka layaklah kiranya Om Google memperingati kelahirannya.
Sumber :
1. http://id.wikipedia.org
2. http://budakfisika.blogspot.com

GAGALNYA KECANGGIHAN IT KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) rupanya tidak hanya disorot akibat amburadulnya daftar pemilih tetap (DPT) atau semrawutnya distribusi surat suara di berbagai daerah di Indonesia, juga bukan hanya logistik pemilu yang serba terpusat dan memicu persoalan tersendiri bagi jajaran KPU kabupaten/kota, yakni adanya surat suara yang tertukar.


Lebih dari itu, KPU disorot karena leletnya teknologi informasi (information technology/IT) yang disebut-sebut menelan biaya puluhan miliar itu.

Masyarakat tentu patut bertanya, mengapa sebuah teknologi canggih bisa gagal menjalankan fungsi-fungsi teknologinya, malah sangat jauh dari target. Betulkah kesalahannya pada teknologi, pada orangnya, atau pada sistemnya secara keseluruhan.

Sepertinya kenyataan ini melunturkan kepercayaan kita pada teknologi, termasuk kepada siapa yang memilih teknologinya. Sebuah ketidaksanggupan dipertontonkan ke publik, bahwa di hari penutupan tabulasi nasional, mereka hanya mampu menghitung kurang dari sepuluh persen suara.

Padahal puluhan miliar sudah digelontorkan untuk melengkapi teknologi informasi KPU dari kabupaten hingga pusat.

Nah, bila KPK akhirnya mencium bau tak sedap dalam pakat-paket pengadaan IT KPU, akhirnya menjadi sebuah kewajaran. Betapa tidak, kita tentu bertanya betapa canggihnya sebuah personal computer (PC) yang dibanderol Rp 30 juta per unitnya.

Demikian pula sebuah scanner seharga Rp22,5 juta per unit, dimana setiap KPU kabupaten/kota mendapat jatah dua unit. Kemana semua klaim canggih dan harga wah itu. Tentu tidak salah pula bila muncul dugaan pengadaan barang yang mengada-ada. Sayang sekali, harga mahal pemilu tidak sebanding dengan hasilnya.

KPK tidak main-main, Antasari Azhar sang nakhoda mengaku sudah menginstruksikan Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK, Haryono Umar untuk melakukan pengumpulan data awal sebagai bahan evaluasi KPU sebelum melakukan penyelidikan.

Menghadapi persoalan ini, KPU sebaiknya legowo dan membantu proses pemeriksaan jika KPK benar-benar melakukannya kelak. Cukuplah beberapa personel KPU periode sebelumnya menjadi contoh, betapa proyek pemilu bisa menyeret siapa saja, tak pandang sebersih apa dia sebelumnya.

Kini, gejala itu tampak di depan mata, personel KPU harus mampu mempertanggungjawabkan hasil kerjanya, baik secara individual maupun institusi.

Melihat kredibiltas KPK selama ini, maka kita tentu percaya sekaligus berharap agar masalah ini benar-benar dapat dituntaskan dengan baik. Tidak hanya karena anggaran negara yang digunakan sangat besar, melainkan karena hasil kerja di bawah harapan banyak pihak. Ini penting, mengingat pemilu presiden harus segera dipersiapkan, sementara persoalan pemilu legislatif belum juga tuntas.

Apa jadinya sebuah acara besar yang memilih para penyelenggara negara, bila prosesnya dipenuhi karut-marut dan bengkalai.

Sumber :Fajar Online.

LUMBA – LUMBA DAN INTERNET

Sekilas membaca judul dari postingan ini, nampaknya aneh,….. Sore ini aku santai sejenak sambil menikmati secangkir kopi dari suguhan isteri tercinta disela-sela rutinitas kerja yang terpaksa harus saya bawa pulang untuk memburu keterlambatan dalam mempersiapkan administrasi ujian nasional SMA, yang tinggal beberapa jam lagi. Aku terkesan pada sebuah artikel dari Harun Yahya yang akhirnya saya rangkum dalam tulisan berikut.
Temuan-temuan seorang ahli zologi telah memandu para insinyur yang membangun jaringan-jaringan rumit seperti World Wide Web dan jejaring kisi-kisi listrik ke arah baru: lumba-lumba.

David Lusseau dari Universitas Otago memelajari suatu kelompok yang terdiri atas 64 lumba-lumba hidung botol selama rentang masa tujuh tahun. Ia menemukan di antara mereka adanya suatu tatanan sosial yang mirip dengan yang ada pada manusia dan jaringan buatan manusia. Telaah matematis Lusseau diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society.
Banyak jaringan rumit, termasuk masyarakat manusia, memiliki ciri-ciri yang memungkinkan pertukaran cepat informasi di kalangan anggotanya.
Kajian oleh peneliti Selandia Baru ini menunjukkan bahwa masyarakat binatang juga tersusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan penerusan informasi secara cepat dan efisien. Makhluk-makhluk berumur panjang seperti gorila, kijang, gajah, dan lumba-lumba hidung botol bergantung pada lingkungan mereka dalam penyampaian informasi.
Dalam pengamatan-pengamatannya, Lusseau memusatkan diri pada anggota-anggota kawanan yang lebih sering tampak bersama. Ia menyadari bahwa kelompok ini terdiri sebagian besar atas betina-betina dewasa, dan mereka berfungsi sebagai pusat-pusat penyampaian informasi bagi masyarakatnya.
Untuk mengukur aliran informasi dalam sebuah sistem, cukuplah dengan melihat pada titik-titik pusat yang dilalui aliran informasi itu dan menghitung jumlah unsur yang diperlukan dalam perjalanan itu dari titik pangkal hingga titik ujung. Lusseau menggunakan teknik pengukuran ini, yang disebut dengan “diameter”. Ketika hasil-hasil yang diperolehnya menggunakan cara ini dibandingkan dengan data yang diungkapkan oleh Internet, ia mendapati dirinya berhadapan dengan kenyataan yang menakjubkan.
Lamanya penyampaian informasi bertambah ketika sejumlah besar titik yang membentuk hubungan-hubungan pada Internet dibuang. Ketika hanya 2% simpul dengan kaitan terbanyak pada Internet dikeluarkan dari sistem, diperlukan dua kali jauhnya untuk berjalan dari satu unsur ke unsur lainnya. Akan tetapi, di kalangan lumba-lumba, keadaannya berbeda.
Lusseau memantau lumba-lumba menggunakan tanda-tanda pada sirip-sirip punggung dan mengamati bahwa ketika anggota-anggota yang bertindak sebagai pusat komunikasi meninggalkan kelompoknya, masyarakat lumba-lumba menunjukkan daya tahan yang besar. Kepaduan masyarakat lumba-lumba tidak terpengaruh oleh ketiadaan anggota-anggota kunci. Daya tahan ini memungkinkan masyarakat lumba-lumba tetap terus berada dalam keadaan sehat bahkan jika sepertiga anggotanya hilang.
Sang peneliti menyatakan bahwa berkat sistem ini, jaringan dapat tetap bertahan bahkan di hadapan bencana kematian. Lebih lagi, ia berpendapat bahwa sifat-sifat ini dapat diterapkan pada jaringan buatan manusia seperti World Wide Web.
Sebagaimana kita lihat, ada penataan pada lumba-lumba yang terlindung lebih baik daripada jaringan komunikasi yang membangun Internet dan berfungsi lebih ampuh pada saat simpul-simpul utama tercerabut. Adanya ciri seperti itu pada lumba-lumba berarti bahwa aneka syarat mesti diperhitungkan. Misalnya, beberapa tahap, seperti menghitung beban yang akan ditimpakan pada titik-titik hubungan dalam rangka menata Internet dan menaksir di awal bagaimana keseluruhan jaringan akan terpengaruh jika titik-titik itu tercerabut dari sistem, dilakukan oleh para insinyur jaringan dan ini membuat informasi berjalan dalam sistem seefisien mungkin. Keberadaan para insinyur yang menghitung dan menata aliran informasi pada Internet menunjukkan adanya kecerdasan unggul yang mengatur jaringan informasi pada lumba-lumba dan banyak mahluk hidup lain sejenisnya di alam. Tidak dapat diragukan bahwa kecerdasan unggul ini adalah Allah yang Mahatahu, Mahakuasa.
Penciptaan jaringan informasi pada lumba-lumba ini adalah perwujudan dari namaNya yang Maha Pengasih. Kasih Allah diwujudkan dalam jaringan informasi ini sebagaimana berikut:
Cara makhluk-makhluk hidup seperti lumba-lumba, yang tinggal dalam perairan terbuka dan dekat dengan permukaan, berperilaku sebagai satu kelompok amatlah penting. Gaya hidup ini memberikan keuntungan dalam hal bersiaga terhadap pemangsa, maupun ketika berburu. Berkat arus informasi yang sinambung di kalangan betina-betina dewasa di dalam kelompok, anggota-anggota lain dipasok dengan informasi tentang kedudukan mangsa dan pemangsa, yang akibatnya kelompok ini dibantu dalam berperilaku secara padu. Jika aliran informasi pada lumba-lumba ini menjadi timpang karena kehilangan satu lumba-lumba yang diakibatkan oleh pemangsa, maka larinya lumba-lumba lain akan tidak berarti, dan anggota-anggota yang tak berpeluang berkomunikasi akan terpaksa menyebar dan akhirnya menjadi santapan pemangsa-pemangsa lainnya. Akan tetapi, jaringan informasi yang diciptakan pada lumba-lumba oleh Allah tidak terputus pada saat-saat seperti itu, dan membuat para anggota kawanan bertahan hidup dengan menjaga kepaduan kelompok.
Allah mewahyukan hal berikut ini dalam salah satu ayat Al Qur’an:
“Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.” (QS Asy Syu’araa, 26:9)