FENOMENA FACEBOOK


DANA HANNA

Siapa yang tidak mengenal Facebook? Hampir semua orang di dunia mengenal layanan jejaring sosial ini. Facebook benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan memiliki power yang mengelora se-heboh Google Adsense.

Lebih hebat lagi, Facebook mampu melebihi Friendster yang sekedar sharing foto dan jaringan sosial. Facebook pun lebih hebat dari Yahoo Messenger yang sekedar Chatting, email dan komunitas. Bahkan Facebook lebih hebat dari WordPress atau Blogspot yang hanya sekedar blog.

Facebook mampu menyedot perhatian segala kalangan masyarakat awam, yang notabene tidak mengenal internet, menjadi mengenal internet, menjadi hobby berinternet, bahkan kecanduan berinternet.

Seorang pengantin pria asal Maryland, Amerika Serikat telah membuat heboh dunia maya dengan videonya yang beredar, yang memperlihatkannya tengah menginterupsi pernikahannya hanya untuk memperbaharui status di Facebook ..

Pria yang bernama Dana Hanna itu bekerja untuk sebuah website binatang peliharaan. Dia juga menyempatkan diri untuk mengunduh video singkat dari upacara pernikahnnya di internet.

Video itu memperlihatkan dirinya merogoh kantong untuk mengambil telepon genggam di hadapan pendeta yang tengah menikahkannya, sesaat sebelum sang pendeta meresmikannya sebagai suami istri. Video itu berhasil ditonton sebanyak 1,271,262 kali. Sampai saat postingan ini saya tulis. Video Youtube-nya anda bisa lihat DISINI

“Oh Dana sedang memperbarui status hubungannya di Facebook,” ujar pendeta kemudian diiringi oleh gelak tawa pengunjung.

Setelah Dana selesai mengirimkan pesan di twitter, kemudian ia melanjutkan upacara pernikahannya.

“Seperti yang saya akan katakan, Sekarang saya resmikan sebagai suami istri. Sekarang sudah resmi di Facebook. Juga resmi di buku saya. Dana, kamu dapat mencium istrimu,” ujar sang pendeta.

Dana dalam jaringan sosialnya menyebut profesinya sebagai chief architect di Next Day Pets,

menggambarkan reaksinya pada upacara pernikahan itu pada akun Youtube satu hari setelah perayaan.

“Saya mengejutkan tidak hanya para tamu tapi juga Tracy, istri saya, degan mengeluarkan telepon genggam dan memasukkan status di Facebook dan Twitter di altar saat pernikahan,” ujarnya.

Meskipun telah banyak yang mengirimkan lamaran pernikahan melalui situs mikro blogging, Twitter, namun menginterupsi upacara pernikahan hanya untuk memperbarui status di Facebook dan mengirim pesan pada Twitter, Dana merupakan yang pertama.

“Saya memegang teleponnya di kantong saya, jadi ketika dia memintanya, saya dapat memberikannya. Tidak ada yang tahu kecuali pendeta dan saya sendir,” ujar Dana.

Kejadian itu telah membuat Dana populer di jagad online. Berikut pesan yang dikirim Dana pada akun Twitternya. “Standing at the altar with @TracyPage where just a second ago, she became my wife! Gotta go, time to kiss my bride. #weddingday 1:48 PM Nov 21st from Twittelator.”

Dan banyak lagi kejadian2 lain sehubungan dengan semakin maraknya Jejaring sosial ini….. Silahkan di sharing di kotak komentar…..

Berikut ini tanggapan seorang teman tentang Facebook yang baru saya dapat melalui e-mail :

Dalam diri saya pribadi melihat bahwa , hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan maya’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang terkadang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.

Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.

Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita. Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.

Bagaimana pendapat anda tentang hal ini???

Posted on 16 Desember 2009, in Opini and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: