Biografi Ida Kusuma


Siapa kira sosok Oma yang akrab terutama bagi para pencinta sinetron Cinta Fitri ini telah tiada, karena para penggemar sinetron Cinta Fitri-6  tanggal 25 November malam masih melihat penampilan sosok Oma dalam tayangan TV dalam serial tersebut Kamis malam. Namun seperti kata pepatah maut tak dapat ditolak untung tak dapat diraih usia manusia siapa yang bisa kira, hanya Tuhanlah Yang Maha Mengetahui.

Berita duka menghampiri dunia perfilman Indonesia. Artis senior Ida Kusuma meninggal di lokasi syuting CINTA FITRI. Diperkirakan hal ini karena serangan jantung, ia meninggal pada pukul 20.30 Wib.

Sebelum meninggal dunia, artis senior Tanah Air, Ida Kusuma, tengah menunggu giliran syuting film Cinta Fitri, Kamis, 25 November 2010 malam. Saat itu, dia terlihat tertidur pulas. Begitu giliran syuting tiba, menurut Rudy, juru bicara MD Entertainment, kru film membangunkannya. Tapi, saat itu Ida tidak bangun-bangun. Setelah itu, kru langsung melarikannya ke Rumah Sakit Puri Cinere, Jakarta Selatan.

Selamat Jalan Oma semoga engkau damai di sisi kasih-Nyam semoga amal-amalmu diterima Yang Maha Kuasa, dan segala dosamu diampuniNya

Selamat Jalan Oma semoga engkau damai di sisi kasih-Nya semoga amal-amalmu diterima Yang Maha Kuasa, dan segala dosamu diampuniNya

“Waktu itu masih ada ada denyut nadinya. Namun, setelah 30 menit di rumah sakit, dokter memvonis beliau meninggal (pukul 20.30 WIB),” kata Rudy. Mengenai penyebab meninggalnya artis yang namanya bersinar di era 1980-an ini, Rudy mengaku tidak tahu pasti. Walaupun kabar yang beredar di antara teman-teman artis menyebutkan Ida meninggal karena serangan jantung.Ditanya keluhan apa saja yang disampaikan artis yang memiliki nama lengkap Siti Endeh Ida Hendarsih Atmadi Kusumah itu, Rudy mengaku tidak tahu. Sebab, Rudy jarang berbicara dan bertemu secara khusus dengan Ida. “Terakhir ketemu sih sehat dan sempat bercanda,” katanya.

“Belum tahu sekarang, karena saya tidak di lokasi. saya dalam perjalanan menuju rumas sakit Puri Cinere, Jalan Maribaya, Cinere, Depok, Jawa barat. Jenazah sudah dibawa ke sana,” ujar Ciria ketika dikonfirmasi melalui telepon. Karena berita duka ini syuting CINTA FITRI dihentikan untuk sementara. “Ya, syuting jelas langsung berhenti,” ungkapnya. Selain itu Ciara juga menjelaskan bila saat ini belum mendapat kabar di mana jenazah akan dimakamkan.

Selamat Jalan Oma” Gaya dan Karyamu tetap kami kenang…

Profile Ida Kusuma:

Nama Lengkap : Nyi Raden Siti Hendarsah Ahmadi Kusuma (Ida Kusuma)
Lahir : Jakarta, 31 Agustus 1939

Biografi Ida Kusuma :
Ida Kusuma adalah pemain sinetron dan bintang film legendaris Indonesia. Film pertamanya berjudul PUTERI REVOLUSI (1955) yang dibintanginya bersama aktor terkenal Sukarno M. Noor yang juga ayah dari aktor Rano Karno, dengan sutradara Ali Yugo.

Perempuan kelahiran Jakarta, 31 Agustus 1939, pada 1961 ini juga pernah mendapatkan peran utama dalam film MALAM TAK BEREMBUN arahan sutradara A.W. Sardjono. Selain sejumlah sinetron yang dibintanginya hingga hari ini.

Ida dalam akting sering mendapatkan peran antagonis, sebagai ibu yang judes dan bahkan jahat. Terakhir, sahabat dekat aktris Nani Wijaya dan Connie Sutedja ini pada akhir 2007, menyelesaikan film bioskop berjudul CintaPuccino.

PENGHARGAAN
Putri Peragawati I (1960),
Ratu Jakarta III (1960),
Kesetiaan Profesi dari BP2N (1996),
Life Time Achievement Awards dari SCTV (2008)

FILMOGRAFI
Puteri Revolusi (1955)
Malam Tak Berembun (1961)
Menjusuri Djedjak Berdarah (1967)
Bila Cinta Bersemi (1972)
Buah Bibir (1972)
Ratu Ular (1972)
Ratu Amplop (1974)
Laila Majenun (1975)
Duo Kribo (1977)
Yuli Buah Hati Kekasih Mama (1977)
Kabut Sutra Ungu (1979)
Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa (1979)
Sang Guru (1981)
Hidung Belang Kena Batunya (1982)
Sorga Dunia di Pintu Neraka (1983)
Akibat Buah Terlarang (1984)
Pelangi di Balik Awan (1984)
Gejolak Cinta Pertama (1985)
Opera Jakarta (1986)
Pernikahan Berdarah (1987)
Catatan Si Boy II (1988)
Jodoh Boleh Diatur (1988)
Kamus Cinta Sang Primadona (1988)
Cinta Yang Terjual (1989)
Catatan Si Boy III (1989)
Catatan Si Boy IV (1989)
Godain Kita Dong (1989)
Kemesraan (1989)
Makelar Kodok (1989)
Si Kabayan dan Gadis Kota (1989)
Valentine Kasih Sayang Bagimu (1989)
Boleh-Boleh Aja (1990)
Boneka Dari Indiana (1990)
Boss Carmad (1990)
Cinta Anak Muda (1990)
Curi-Curi Kesempatan (1990)
Dorce Ketemu Jodoh (1990)
Gonta Ganti (1990)
Isabella (1990)
Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990)
Makelar Kodok Untung Besar (1990)
Oom Pasikom (1990)
Pengantin (1990)
Ricky (1990)
Sang Pembela (1990)
Sepondok Dua Cinta (1990)
Olga dan Sepatu Roda (1991)
Sekretaris (1991)
Taksi Juga (1991)
Zig Zag (1991)
Si Kabayan Saba Metropolitan (1992)
Gadis Malam (1993)
Setetes Noda Manis (1994)
Cintapuccino (2007)
Bebek Belur (2010)

SINETRON
Saling Silang (1994)
Madun (1995)
Mak Comblang (1996)
Pelangi di Rumah Susun (1997)
Olga dan Sepatu Roda (1997)
Cinta Fitri (2007-2010)

Posted on 26 November 2010, in Berita and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Selamat jalan ,,, smoga ditrima disisinya sesuai amal ibadahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: