KONTROVERSI ARAH KIBLAT


Ka'bah menjadi kiblat umat Muslim di dunia dan tiap tahun jutaan manusia menunaikan ibadah haji sebagai rukum Islam kelima.

Perbincangan mengenai arah kiblat masjid di Indonesia akhir-akhir ini terus mencuat. Pemicunya, banyak masjid yang ditengarai arah kiblatnya melenceng dari arah ka’bah. Ketua Umum Asosiasi Dosen Falak Indonesia (ADFI) Ahmad Izzuddin menyatakan untuk mendapatkan keyakinan dan kemantapan amal ibadah maka harus berusaha agar arah kiblat sholat mendekati persis kepada arah Baitullah.

Menurutnya, ada beberapa cara untuk mendapatkan keyakinan arah kiblat. Selama ini, kata Izzudin, ada sistem penentuan arah kiblat yang dapat dikategorikan akurat, seperti dengan menentukan azimuth kiblat dengan scientific calculator atau dengan dibantu alat teknologi canggih seperti theodolite dan GPS ( Global Position System).

“Saat pendirian masjid zaman dulu belum ada alat ini sehingga banyak masjid yang melenceng arah kiblatnya,” kata Izzuddin kepada Tempo, Kamis (15/7).

Selain itu, ada pula dengan cara tradisional yakni melihat bayang-bayang matahari pada waktu tertentu (rashdul kiblat). Tapi harus diketahui data lintang dan bujur tempat serta mengetahui lintang dan bujur ka’bah.

Rashdul kiblat itu setiap 28 Mei pukul 16.18 WIB atau setiap 16 Juli pukul 16.27 WIB. “Semua benda tegak lurus adalah arah kiblat,” kata Sekretaris Program Khusus Ilmu Falak Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang ini.

Walaupun pada dasarnya rashdul kiblat dapat dihitung dalam setiap harinya dengan mengetahui deklinasi matahari. Hanya saja penetapan dua hari rashdul kiblat tersebut adalah atas pertimbangan matahari benar-benar di atas ka’bah.

Secara garis besar arah kiblat berdasarkan perhitungan astronomi untuk daerah Jawa Tengah sekitar 24 derajat 10 menit sampai 25 derajat dari titik barat sejati ke arah utara sejati. Sehingga dapat dicek dengan sudut busur tersebut setelah mengetahui arah utara – selatan sejati. Salah satu cara tradisional yang dapat menghasilkan hasil akurat adalah dengan bayang-bayang matahari sebelum dan sesudah kulminasi matahari dalam sebuah lingkaran.

Bagaimana dengan kompas? Menurut Izzuddin, selama ini kompas yang beredar di masyarakat memang dapat digunakan untuk menentukan arah kiblat. Namun, kata dia, alat ini masih sebatas ancar-ancar yang masih perlu dicek kebenarannya. Sebab, berbagai model kompas termasuk kompas kiblat masih mempunyai kesalahan yang bervariasi sesuai dengan kondisi tempat (magnetic variation). “Apalagi di daerah yang banyak baja atau besinya tentu akan mengganggu penunjukkan utara – selatan magnet,” kata aktivis Badan Hisab Rukyah Jawa Tengah ini.

Kesimpulannya adalah Penyempurnaan Arah Kiblat dilakukan koreksi massal dengan panduan bayangan matahari pada saat matahari berada di atas Mekkah atau dengan panduan arah kiblat berbasis internet Google Earth/Qiblalocator. Setelah arah kiblat diketahui, tidak harus bangunannya yang diubah, cukup arah shafnya. Kementerian Agama bersama MUI, BHR, BHRD, dan kelompok-kelompok peminat hisab rukyat bisa melakukan sosialisasi penyempurnaan arah kiblat tersebut.

Info saat posisi matahari berada di atas Mekkah dapat dilihat di Link dibawah ini :

http://t-djamaluddin.spaces.live.com/default.aspx?_c01_BlogPart=blogentry&_c=BlogPart&handle=cns!D31797DEA6587FD7!113

Sedangkan Panduan langsung arah kiblat berbasis Google Earth pada dilihat di  http://www.qiblalocator.com/

Fatwa MUI tentang arah kiblat yang membolehkan menghadap ke arah Barat perlu dipertimbangkan lagi karena menghadap arah kiblat yang benar bukan hal sulit dan penyempurnaan arah kiblat di banyak masjid juga tidak harus mengubah bangunannya, tapi cukup merubah arah shafnya.

Iklan

Posted on 16 Juli 2010, in Berita and tagged , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. perbedaab arah kiblat mungkin di karenakan bumi berubah poros, sebenarnya ga ada yg perlu di perdebatkan.
    asalkan kita beribadah dengan niat menghadap kiblat karena Allah.
    jangan sampai terjadi perpecahan di antara kita (muslim).
    by anton30985.wordpress.com

  2. makasih banyak infonya…sangat bermanfaat…salam hangat…

  3. Makasih infonya Bang yang paling utama mari kita dirikan shalat dulu karena wajib..
    Hal demikian gak perlu kali dimasalahkan,yang penting Shalatnya harus dilaksanakan..
    Salam hangat dan sukses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: