HANTU PUNCAK DATANG BULAN


HANTU PUNCAK DATANG BULAN

Beberapa tahun belakangan ini, jika melihat perkembangan dunia perfilman kita meskipun ada diantaranya yang berprestasi International, namun tidak bisa dipungkiri bahwa Film yang bergenre Sex horror masih tetap mendominasi . Berbagai tema hantu, mencoba memikat penonton, mulai dari Kuntilanak, Pocong, Suster Ngesot, Jelangkung dan berbagai fenomena hantu diangkat sebagai tema cerita.

Saking merebaknya film horor, kadang isi cerita film-film yang beredar cenderung tidak masuk akal sehingga hanya mengutamakan ‘horor’-nya saja, tanpa mempedulikan isi ceritanya.

Sadar atau tidak, bangsa kita sangat suka dengan suguhan film horor. Meski manfaat dari film ini hanya untuk hiburan semata tanpa melihat sisi pendidikan. Belakangan trend baru film Indonesia mulai muncul. Trend berbau horror sex dan komedi seks . Minggu kemarin kita baru disuguhi adegan toples Rin Sakuragi dalam Film Suster Keramas, atau Tamara Blezinsky yang berbikini dalam Film Air Terjun Pengantin.

Meskipun berbagai kontroversi muncul disetiap rilis sebuah Film, namun hal itu hanya berdampak positif bagi film itu sendiri. Karena semakin kontroversi, maka film tersebut semakin menarik minat penonton.

Sebuah film Komedi Horor akan di rilis 4 Februari 2010 mendatang, Kembali menuai kontroversi…..

Film Hantu Puncak datang Bulan, adalah judul film tersebut dengan mengusung pemain : Andi Soraya, Trio Macan, Tessa Mariska, Ferly Putra, Rizky Mocil, Andreano Philip

Andi Soraya, tokoh sentral dalam Hantu Puncak Datang Bulan, cukup berani memamerkan kesintalan dan kemontokan tubuhnya. Dia salah seorang artis panas yang dimiliki negeri ini, selain artis – artis panas Indonesia lainnya. seperi Tamara blesynki yang main dalam Film Air Terjun Pengantin dan Vife v yang berakting dalam Hantu Binal Jembatan Semanggi.

Film HANTU PUNCAK DATANG BULAN adalah sebuah film yang bertema horor seks. Di mana film ini menceritakan sebuah rumah besar yang dijadikan tempat kos-kosan. Rumah kos ini sebuah bangunan lama yang sempat kosong tanpa penghuni.

Pada akhirnya rumah ini dijual oleh pemiliknya karena ia selalu teringat akan kematian anak kesayangannya, Putri. Kala itu, kekasih Putri marah akibat keinginannya tidak terpenuhi. Putri sedang lemah karena ia sedang datang bulan, tapi nasib berkata lain Putri ke atas dan dikejar sang pacar, kemudian memukul Putri hingga terjatuh dan meninggal. Pacar Putri pun kena setrum dan juga meninggal.

Si pemilik baru rumah baru rumah besar ini menyewakan rumah ini dijadikan tempat kos–kosan beberapa pemuda-pemudi indekos di rumah ini. Sejak itu pemuda-pemudi yang indekos digoda oleh hantu lelaki dan hantu perempuan tidak habis–habisnya. Pemilik rumah baru itu mendatangkan orang–orang pintar untuk mengusir hantu–hantu itu, tapi gagal. Sang ayah pun berusaha mengusir arwah putri dan kekasihnya dari rumahnya.

Menjual mistis dan seks memang sangat mudah untuk konsumsi masyarakat Indonesia. Tren ini mengulangi kesuksesan film di tahun 80-an yang menjual film berbau seks. Dimana trend film sekslah yang membuat perfilman Indonesia redup. Akankah mutu film Indonesia akan semakin membaik atau malah sebaliknya?

Dari beberapa sumber yang sempat saya baca, Adegan topless (telanjang dada), ranjang, dan striptease (tarian erotis) yang dilakukan aktris Andi Soraya, Tessa Mariska, dan Trio Macan di dalam film Hantu Puncak Datang Bulan menuai protes Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal tersebut diakui pemilik K2k Production Keke Dheeraj saat dihubungi okezone melalui ponselnya, Rabu (27/1/2010).

Mohon maaf Trailernya tidak saya pasang dalam postingan ini, karena saya anggap terlalu vulgar. kalau ada yang berminat ngintip trailernya silahkan copy link dibawah ini di Browser anda.

http://www.mixx.com/videos/10652166/youtube_hantu_puncak_datang_bulan_trailer
http://www.youtube.com/watch?v=9qcMstVbZ6s

Posted on 30 Januari 2010, in Tak Berkategori and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: