HARI AIDS SEDUNIA 2009


HAS2009

Hari AIDS Sedunia pertama kali dicetuskan pada Agustus 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss. Bunn dan Netter menyampaikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS Global (kini dikenal sebagai UNAIDS). Dr. Mann menyukai konsepnya, menyetujuinya, dan sepakat dengan rekomendasi bahwa peringatan pertama Hari AIDS Sedunia akan diselenggarakan pada 1 Desember 1988.

Sejak dibentuknya hingga 2004, Program Bersama PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS) memimpin kampanye Hari AIDS Sedunia, memilih tema-tema tahunan melalui konsultasi dengan organisasi-organisasi kesehatan global lainnya.

Sejak 2008, tema Hari AIDS Sedunia dipilih oleh Komite Pengarah Global Kampanye Hari AIDS Sedunia setelah melalui konsultasi yang luas dengan banyak pihak, organisasi dan lembaga-lembaga pemerintah yang terlibat dalam pencegahan dan perawatan korban HIV/AIDS. Untuk setiap Hari AIDS Sedunia dari 2005 hingga 2010, temanya adalah “Hentikan AIDS, Jaga Janjinya”, dengan sebuah sub-tema tahunan.

Tema payung ini dirancang untuk mendorong para pemimpin politik untuk memegang komitmen mereka untuk menghasilkan akses sedunia kepada pencegahan, perawatan, pemeliharaan, dan dukungan terhadap penyakit dan para korban HIV/AIDS pada tahun 2010.

Tema ini tidaklah spesifik bagi Hari ADIS Sedunia, melainkan digunakan sepanjang tahun dalam upaya-upaya Kampanye AIDS Sedunia untuk menyoroti kesadaran HIV/AIDS dalam konteks peristiwa-peristiwa global lainnya termasuk Pertemuan Puncak G8.

Khusus tahun ini, Hari AIDS sedunia mengusung tema “Hentikan AIDS. Jaga Janjinya – Akses Universal dan Hak Asasi Manusia”

Di era teknologi informasi sekarang ini siapa sih yang tak tahu AIDS? Penyakit yang disebabkan oleh HIV (Human Immun Deficiencty Virus). Penyakit ini mampu merusak sistem kekebalan tubuh seseorang hingga berujung kepada kematian pada si penderita.

Kekhawatiran akan bahaya HIV/AIDS memang perlu mendapat perhatian serius. Menurut Data Departemen Kesehatan, hingga 2009, setidaknya 18 ribu penduduk Indonesia sudah terjangkiti penyakit menular itu. Jumlah penderita sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar karena masih banyak penderita HIV/AIDS yang belum terdata.

Berdasarkan beberapa penelitian, penyakit ini cenderung menjangkiti remaja. Pasalnya, virus HIV ditularkan melalui ‘media’ yang acap kali bersinggungan dengan dunia remaja yakni free seks dan narkoba.

Pasti sahabat semua sudah tahu kalau usia remaja itu adalah usia yang labil. Masa-masa penuh gejolak, fase perubahan menuju tahap kedewasaan dan rasa ingin tahu begitu besar. Karenanya tak bisa ditampik jika di usia remaja ini timbul keinginan untuk selalu coba-coba. Apalagi yang namanya seks dan narkoba, ibarat ada sebuah ‘kotak rahasia’ yang menyimpan berbagai misteri di dalamnya.

Dalam memeringati hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2009 besok, apa yang perlu kita lakukan sebagai wujud peran serta kita dalam mewaspadai bahaya Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) ini? silahkan di share dalam kotak komentar di bawah..

Posted on 30 November 2009, in Opini and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: