HARI CUCI TANGAN DENGAN SABUN SEDUNIA


Hari ini tanggal 15 Oktober adalah Hari Cuci Tangan dengan Sabun Sedunia! yang sudah ditetapkan oleh PBB . Misi ini untuk mengajak seluruh orang di dunia, khususnya anak-anak untuk selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun setelah beraktifitas. Kebiasaan mudah ini merupakan salah satu cara paling efektif mencegah terjangkitnya penyakit mematikan.

Unicef juga mengatakan mencuci tangan bisa mengurangi penyakit diare sampai lebih dari 40%, dan untuk infeksi pernapasan mencapai 30%. Diare dan penyakit infeksi pernapasan merupakan penyebab utama kematian anak-anak di India. Nah, Indonesia pun juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan mencuci tangan yang diadakan serempak untuk pertama kalinya. Dengan adanya Hari Cuci Tangan Sedunia ini, kita pun juga harus tambah rajin mencuci tangan sesering mungkin ” Lebih baik mencegah, dari pada mengobati, setuju?

Pengumuman penunjukkan Hari Mencuci Tangan Dengan Sabun Sedunia pada 15 Oktober dilakukan pada Pertemuan Tahunan Air Sedunia (Annual World Water Week) yang berlangsung pada 17-23 Agustus, 2008 di Stockholm seiring dengan penunjukkan tahun 2008 sebagai Tahun Internasional Sanitasi oleh Rapat Umum PBB. Hari Mencuci Tangan Dengan Sabun Sedunia diharapkan akan memperbaiki praktek-praktek kesehatan pada umumnya dan perilaku sehat pada khususnya

Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia adalah upaya memobilisasi jutaan orang diseluruh dunia untuk mencuci tangan mereka dengan sabun. Inisyatif ini dikumandangkan oleh PPWH, Kemitraan Swasta dan Publik untuk Cuci Tangan (Public Private Partnership for Handwshing) dan didukung oleh PBB

Salah satu tujuan dari kampanye ini adalah penurunan angka kematian untuk anak-anak dimana lebih dari 5.000 anak balita penderita diare meninggal setiap harinya diseluruh dunia sebagai akibat dari kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi dan pendidikan kesehatan.

Penderitaan dan biaya-biaya yang harus ditanggung karena sakit dapat dikurangin dengan melakukan perubahan perilaku sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, yang menurut penelitian dapat mengurangi angka kematian yang terkait dengan penyakit diare hingga hampir 50 persen.

Disamping itu kampanye juga dimaksudkan sebagai upaya peningkatan pembangunan fasilitas sanitasi disekolah. Menurut Unicef kurangnya akses untuk air bersih mengakibatkan penurunan tingkat kehadiran anak perempuan disekolah saat mereka memasuki masa puber, karena tidak adanya fasilitas sanitasi yang memadai.

Akses air bersih dan sanitasi ditenggarai merupakan dasar penting untuk kehidupan anak-anak diseluruh dunia dilihat dari segi kesehatan, kelangsungan hidup, dan rasa penghargaan terhadap diri mereka. Penyediaan air bersih dan perilaku sanitasi yang baik disekolah juga menjadi salah satu cara untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium (Millenium Development Goals).

Yuk cuci tangan dulu,…. jangan lupa pake sabun…

Posted on 15 Oktober 2009, in Berita and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: