E-MAIL TENGAH MALAM, THE MASTER SEASON 3: DUEL FANTASTIC FOUR


Jam dinding di kamar kerjaku sudah menunjuk pukul 00.15 seperti biasanya sebelum mengakhiri pengembaraanku di dunia maya, mengecek dulu email yang masuk. Ternyata ada email dari seorang rekan kerja yang sementara berada di Kalimantan, aku terkesan dengan Puisi WS Rendra yang menjadi penutup emailnya ;

Sering kali aku berkata,
ketika orang memuji milikku,

bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,

bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi,

mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku,

apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?

Mengapa hatiku justru terasa berat,

ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?

Ketika diminta kembali,

kusebut itu sebagai musibah,

kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,

kusebut dengan panggilan apa saja,

untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,

kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,

aku ingin lebih banyak harta,

ingin lebih banyak mobil,

lebih banyak rumah,

lebih banyak popularitas,

dan kutolak sakit,

kutolak kemiskinan,

Seolah …

semua “derita” adalah hukuman bagiku.

Seolah …
keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,

dan Nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,

dan bukan Kekasih.

Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,

dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti,

padahal tiap hari kuucapkan,

hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah..

“ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan sama saja”

(WS Rendra)

Sambil menutup komputerku dengan terburu-buru karena si Kecil yang dari tadi teriak memanggil aku untuk ditemani nonton Acara The Master. Aku masih merenung akan makna dari Puisi yang dikirim melalui email tadi,….

The Master season 3 yang mengusung tema Duel Fantastic 4 saya tonton dengan pikiran yang tidak fokus, saya menerawang jauh sampai ke Kalimantan…. mencari makna dibalik Puisi tersebut.

Sampai saat menulis postingan ini, saya masih diliputi oleh tanda tanya berkepanjangan, saya berupaya konfirmasi melalui handphonenya ,… sejak semalam tidak aktif.

Kepada rekan blogger sekalian ,…….. tolong bantu saya dalam mencari makna dari puisi diatas sehubungan dengan kepergian rekan saya ke Kalimantan yang konon katanya menjenguk keluarga selama seminggu.

Sebagai imbal baliknya aku berikan hadiah berupa ulasan Acara The Master Season 3 Duel Fantastic 4 (meskipun tidak fokus nontonnya):

Pertarungan untuk memperebutkan gelar The Master semakin panas. Tersisa 4 orang Kandidat yang bertarung untuk membuktikan siapakah yang terhebat. Mereka mengerahkan segenap kekuatan untuk bertarung dalam Duel Fantastic Four.

Acara The Master Season 3 Duel Fantastic 4 semalam menampilkan 4 magician yaitu :

Krisnaji (Avatar Magician)
Bila minggu lalu Krisnaji mengambil kekuatan dari unsur angin, kali ini Aji dia bermain dengan unsur api. Dia dimasukkan dalam drum berisi air mendidih. Selama Krisnaji berada dalam drum, kobaran api masih terus membakar drum. dan ternyata Krisnaji mampu mengendalikan api dan bertahan dalam air panas tersebut.

Fabian (Funky Magician)
Fabian akan membuat adrenalin penonton naik dengan permainan Rausian Roulette dengan gergaji besi yang sangat tajam. Fabian meminta salah satu penonton untuk masuk ke dalam 1 diantara 5 box yang sudah ada. Satu per satu box digergaji. dan ternyata Fabian dapat mengetahui box yang terdapat penonton di dalamnya.

Rizuki (Princess Magician)
Minggu lalu Rizu tampil cantik & menawan dalam permainan millions of flowers. Kali ini Rizu tampil lagi & memanipulasi mata seluruh penonton. Hanya dalam hitungan detik! dapat berganti gaun smapai beberapa kali.

Bayu Gendeng (Pyscho Magician)
Magician dari dunia gendeng ini akan tampil dengan aksi yang lebih gendeng lagi. Bayu memperlihatkan aksi unik untuk meyembuhkan sakit di pinggangnya. Kalau sebagian orang menggunakan setrika untuk menyetrika baju, Bayu menggunakan setrika kuno yang masih menggunakan arang panas untuk menyetrika badannya. Suatu cara yang sangat gendeng untuk menyembuhkan sakit pinggang!

Sayang sekali pada akhir acara Fabian si Funky Magician harus mengakhiri penampilannya di panggung The Master season 3 dengan polling sms pemirsa terendah sedangkan Rizuki (Princess Magician) tampil sebagai The best performance dengan polling sms tertinggi.

Selain itu,…. para penonton dihibur dengan selingan penampilan Danny Cole Sang Juara Dunia Sulap ‘the stage magician of the year‘ for both 2004 and 2005.

Iklan

Posted on 13 Juni 2009, in Tak Berkategori and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: