Foto : Indonesia Kirim Tentara Cantik ke Lebanon


Indonesia juga Kirim Tentara Cantik ke Lebanon - 20101111bian12_UNIFIL.JPG

 

Pemerintah Indonesia juga mengirim belasan tentara cantik-cantik yang tergabung dalam 1.304 prajurit ke Lebanon. Para prajurit tersebut dikirim untuk membantu menciptakan perdamaian di Lebanon, bergabung dengan pasukan penjaga perdamaian PBB yang berasal dari berbagai negara.


Indonesia juga Kirim Tentara Cantik ke Lebanon - 20101111bian02_UNIFIL.JPG
Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono diikuti oleh Pangkostrad, Kastaf TNI AU, TNI AD menyalami prajurit dan mengucapkan selamat bertugas mengemban amanah pemerintah Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia. Para prajuriti dilepas oleh Panglima TNI di Cilangkap, Jakarta, Kamis (11/11).


Indonesia juga Kirim Tentara Cantik ke Lebanon - 20101111bian08_UNIFIL.jpg
Ada 16 tentara wanita dari 1.304 prajurit Kontingen Garuda Indonesia berangkat ke Lebanon bergabung dengan UNIFIL sebagai bagian dari politik luar negeri Indonesia turut menciptakan perdamaian dunia, Kamis (11/11)
Indonesia juga Kirim Tentara Cantik ke Lebanon - 20101111bian09_UNIFIL.JPG
Kontingen Garuda Indonesia segera berangkat ke Lebanon bergabung dengan UNIFIL sebagai bagian dari politik luar negeri Indonesia turut menciptakan perdamaian dunia, Kamis (11/11)

Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono melepas 6 satuan prajurit Kontingen Garuda yang akan bertugas ke Lebanon tergabung dalam United Nation Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Pasukan itu terdiri dari Military Police Unit TNI Kontingan Garuda XXV-C/UNIFIL, Satgas Infantry Mechanized Battalion TNI Kontingan Garuda XXIII-E/UNIFIL, Satgas Force Headquarter Support Unit TNI Kontingen Garuda XXVI-C2/UNIFIL dan Satgas Civil XXXI A/UNIFIL.

“Diberangkatkan 1.304 personel dari enam satuan, dua satuan organik dan mekanik, polisi militer, suport unit ini adalah bagian komitmen TNI untuk menjaga ketertiban dunia, khususnya di kawasan Lebanon. Keterlibatan TNI dalam misi perdamaian sudah dimulai sejak 1957 dan ini sudah sekian sekali,” kata Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, usai memberangkatkan Kontingen Garuda ke Lebanon, Kamis (11/11).

Menurutnya, penugasan yang dilaksanakan merupakan implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 45, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

“Tekad ini dijabarkan melalui UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI pasal 20 ayat 3 tentang penggunaan kekuatan TNI dalam rangka tugas perdamaian dunia,” jelasnya. Dalam pasal tersebut, secara jelas ditegaskan TNI melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Dari 1.304 personel TNI yang ke Labonan, di antaranya 16 wanita TNI juga ikut. Secara keseluruhan, dari 1.304 personel TNI Konga, terdiri dari Satgas Infantry Mechnized Battalion TNI Kontingan Garuda XXII-E/UNIFIL berjumlah 1.018 personel yang dipimpin Letkol If Hendy Antariksa. Mereka menggantikan tugas Yonmek Konga XXIII-D/UNIFIL yang akan berakhir masa tugasnya pada November 2010.

Untuk Satgas Civil Military Coordination TNI Konga XXXI-A/UNIFIL berjumlah 11 personel yang bertugas di Lebanon. Mereka mengkoordinasikan kegiatan yang langsung ataupun tidak langsung berhubungan dengan warga sipil dalam operasi militernya.

Sedangkan Satgas Force Headquarter Support Unit Konga XXVI-C/UNIFIL berjumlah 50 personel yang bertanggungjawab terhadap pertahanan, keamanan dan manajemen ketertiban di Mabes UNIFIL. Kemudian Satgas Force Protection Company TNI Konga XXVI-C2/UNIFIL berjumlah 150 orang dan Satgas Polisi Militer Unit Konga XXV-C/UNIFIL terdiri tiga angkatan, berjumlah 75 personel.

Kontingen Garuda Indonesia selain sering mendapat pujian dan penghargaan internasional juga pernah menjadi bahan ejekan. Kejadian itu ketika tayangan video 3 Agustus 2010 yang menunjukkan adanya dua prajurit Indonesia meninggalkan lokasi pertempuran dengan menumpang taksi.

Kelompok yang tidak suka dengan Indonesia lantas mengejek TNI pengecut. Padahal yang terjadi bukan demikian. Saat itu TNI sudah berusaha semaksimal mungkin menghentikan bentrok senjata di Lebanon Selatan tapi mereka masih ngotot.

Karena tugas TNI di Lebanon bukan untuk berperang membela pihak yang bertikai, maka UNIFIL sebagai komando perdamaian di situ memerintahkan agar TNI mundur dan menjauh. Maka ketika media Lebanon mengecam sikap TNI itu, pihak UNIFIL membela dan menjelaskannya secara detail. Selamat berjuang dan menciptakan perdamaian dunia para prajurit TNI yang handal.

 

Source: http://www.tribunnews.com

About these ads

Posted on 12 November 2010, in Berita and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. mantap…lanjutkan perjuangan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 928 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: